Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Expressive Speech in the Comment Column on the Instagram Account @infopku Fitri Matrona Simanullang; Fatmawati
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.10.3.2024.803-809

Abstract

The aim of this research is to find out and describe the expressive speech used by netizens in the comment’s column of the Instagram account @infopku_. This research uses a qualitative descriptive methodology. The data source in this research is comments on the Instagram post @infopku_ on Wednesday 08 May 2024 regarding "Traditional Market Parking Fees in Pekanbaru Drop to Rp. 1000". The data collection technique is documentation, listening and taking notes. The data analysis used is content analysis. The results of the analysis show that in the Instagram comment column @infopku_ there are a number of expressive utterances consisting of thanking, praising, forgiving, blaming, congratulating, complaining, and hoping. Expressive speech acts of praise dominate more than other expressive speech acts. In this case, netizens praised the mayor's decision to reduce parking rates in traditional market areas, which greatly benefits the community.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL RUMAH TANPA CAHAYA KARYA LENN LIU Kurniati Ramadhani Lizri; Nikmah; Fatmawati
An Nafi': Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 01 (2026): An Nafi’
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/annafi.v3i01.1091

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan berbagai bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam novel Rumah Tanpa Cahaya karya Lenn Liu. Tindak tutur ekspresif adalah salah satu jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan untuk mengungkapkan sikap, perasaan, atau keadaan psikologis penutur terhadap suatu peristiwa atau mitra tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data berupa tuturan dialog antartokoh dalam novel Rumah Tanpa Cahaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk tindak tutur ekspresif dalam novel tersebut, yaitu meminta maaf, menyindir, menghina, mengeluh, menyalahkan, mengkritik, menyesal, rindu, dan memuji. Dari keseluruhan data, tindak tutur ekspresif mengeluh merupakan bentuk yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif berperan penting dalam membangun konflik, menggambarkan kondisi psikologis tokoh, serta memperkuat pesan sosial yang disampaikan pengarang dalam novel Rumah Tanpa Cahaya.