Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi
Department of Anatomi-Histology, Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Kesadaran Kesehatan Anak: Program Pelatihan Komprehensif Tentang Kejang Demam Komang Trisna Sumadewi; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Ni Putu Diah Witari; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Luh Gede Evayanti; Ida Kurniawati; Saktivi Harkitasari
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.2.2025.119-126

Abstract

Kejang demam adalah kondisi umum yang terjadi pada bayi dan anak-anak akibat lonjakan suhu tubuh hingga lebih dari 38°C, yang dapat berdampak negatif pada perkembangan neurologis dan kognitif. Edukasi dan penanganan yang baik terhadap kejang demam sangat penting untuk mencegah komplikasi. Berdasarkan wawancara bersama kader Posyandu didapatkan bahwa informasi mengenai kejang demam masih terbatas. Penggunaan metode non-farmakologis yang dapat digunakan sebagai tindakan pencehan juga masih terbatas. Selain itu, keterampilan mitra mengenai penggunaan kompres water tepid songe dan penanganan awal kejang msih kurang. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Blahbatuh untuk memberikan edukasi mengenai penanganan pertama kejang demam dan pelatihan penggunaan kompres water tepid sponge. Metode yang digunakan meliputi pretest, pemberian materi edukasi, diskusi, pelatihan, dan posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan mitra. Pelaksanaan program diikuti oleh 15 peserta, yang terdiri dari kader Posyandu dan ibu balita, dengan kehadiran peserta mencapai lebih dari 90%. Hasil analisis pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 84,9%. Program ini tidak hanya memperkuat pemahaman peserta tentang pencegahan dan penanganan kejang demam, tetapi juga mengedukasi mereka mengenai langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat. Dari hasil observasi, juga didapatkan peningkatan mitra dalam menggunakan kompres serta melakukan penanganan awal kejang. Kesimpulan dari program ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan anak di masyarakat, serta mempersiapkan orang tua dan pengasuh untuk menangani situasi darurat dengan tenang dan efektif. Melalui kolaborasi antara berbagai pihak di komunitas, diharapkan bahwa program ini dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesehatan anak di Desa Blahbatuh.