Ni Kd Sioaji Yamawati
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmdewa, Denpasar Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sumber Daya Berbasis Teknologi Digital, Pelaporan Keuangan, Pemasaran dan Pengelolaan SDM Bisnis Kuliner Lokal Putu Gede Wisnu Permana Kawisana; Ni Kd Sioaji Yamawati; I Gde Agung Wira Pertama
Community Service Journal (CSJ) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.7.1.2024.26-31

Abstract

Mas Ubud Village is not only known as a center for wood arts and crafts, but also serves a culinary experience rich in local wisdom and authentic Balinese flavors. So far, processed Ubud duck has become a hallmark of high-end tourist local food while micro, small and medium (MSME) culinary businesses such as street food also have great potential in reaching international markets such as tourism countries in Asia: Thailand, Korea, Japan and others. Warung Kuah Pindang which is located in Mas village, Ubud is a culinary business in the middle of rice fields with Balinese architecture, namely bale roofed with reeds which serves Balinese street food (Balinese local cuisine) as the main menu that is actually able to attract the attention of domestic and international tourists. In addition, this place has great potential in the advancement of superior business development. Apart from the smooth running of business and consumer interest, there are problems faced by partners during the running of their business. This problem is summarized by the service team as follows. 1) Financial recording that is still manual and unsystematic, 2) Partners have the potential to reach international market share but do not have the knowledge and ability, 3. Low employee performance is motivated by unclear job desks and non-skilled recruitment processes. The solutions offered to partners are in the form of: 1) Training in recording financial transactions and providing a digitized financial recording system, 2) Socialization and assistance in foreign language international marketing management through digitalization in reaching the international market, 3) Socialization and assistance in human resource development in improving employee performance to advance service quality
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEDAGANG PASAR SUKAWATI , DESA SUKAWATI, GIANYAR Putu Gede Wisnu Permana Kawisana; Nengah Ganawati; Ni Kd Sioaji Yamawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.62-67

Abstract

Pasar Sukawati merupakan salah satu pusat perdagangan tradisional yang memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, khususnya di Kabupaten Gianyar, Bali. Pasar ini menjadi tempat utama bagi pedagang kecil dan menengah untuk memasarkan berbagai produk, termasuk kerajinan tangan, pakaian tradisional, serta hasil pertanian lokal. Namun, di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya persaingan dengan pasar modern serta e-commerce, pedagang di Pasar Sukawati menghadapi berbagai tantangan yang mengancam keberlangsungan usaha mereka.Beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh para pedagang di Pasar Sukawati meliputi keterbatasan akses terhadap modal usaha, rendahnya pemahaman akan strategi pemasaran digital, serta kurangnya keterampilan manajemen usaha yang efisien. Selain itu, pandemi COVID-19 yang melanda beberapa tahun terakhir juga memberikan dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan dan daya beli masyarakat, sehingga memperburuk kondisi ekonomi para pedagang.Salah satu Mitra PKM yaitu Kelompok Pedagang Pasar Sukawati memiliki permasalahan sepertipencatatan keuangan yang masih kurang, tidak bisa membuat laporan keuangan sederhana, dan system pemasaran yang masih bersifat konvensional. Solusi yang dapat ditawarkan oleh tim pkm meliputi, pelatihan pencatatan transaksi keuangan dan kas harian , penyusunan laporan keuangan digital, sosialisais media pemasaran digital, serta menyediakan sarana prasarana pendukung aktivitas operasional.