I Made Sepud
Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penambangan Batu Padas Atau Paras Secara Ilegal Criminal Sanctions Against Perpetrators Of Illegal Padas (Paras Stone) Audia Priti Sarasvati; I Made Sepud; I Nyoman Sutama
Jurnal Analogi Hukum Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.2.1.2020.7-11

Abstract

Abstract-This study uses a type of normative legal research. The sources of legal material used are primary legal material and secondary legal material. The problem in this thesis is the regulation of criminal sanctions against the perpetrators of criminal acts of illegal rock mining (paras) and the consideration of judges against the perpetrators of criminal acts of illegal mining (paras). The results of the study can be concluded that the forms of mining business permit arrangements are regulated in Law No. 4 of 2009 concerning mining of minerals and coal. And if you want to have a permit in mining activities, you must fulfill the requirements in the form of administrative requirements, technical requirements, environmental requirements, and financial requirements. Judge's consideration in illegally imposing criminal offenses in the case number 32/Pid.sus/2017/Pn.Gin. The judge sentenced the defendant to a suspended sentence, also saw the judge's consideration of seeing the position of the case, the attitude of the defendant in the trial and returning to the conviction of the judge of the sentence whether it was appropriate to be dropped on the defendant. Keywords: Crime, sansction, illegal paras Abstrak-Penelitian ini dimuat untuk mengetahui pengaturan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana penambangan batu padas (paras) secara ilegal di Pengadilan Negeri Gianyar, dimana dalam pengkajiannya membahas pengaturan sanksi pidana mengenai kegiatan pertambangan yang tidak mematuhi prosedur atau peraturan tanpa adanya izin dalam kasus pidana putusan pengadilan negeri No.32/Pid.Sus/2017/PN.Gin. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pengaturan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana penambangan batu padas (paras) secara ilegal dan pertimbangan hakim terhadap pelaku tindak pidana penambangan batu padas (paras) secara ilegal. Hasil pengkajian ini disimpulkan bahwa bentuk-bentuk pengaturan izin usaha pertambangan diatur dalam undang-undang no. 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dan jika ingin memiliki izin dalam kegiatan pertambangan harus memenuhi syarat-syarat berupa syarat administratif, syarat teknis, syarat lingkungan dan syarat finansial. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku penambangan batu padas (paras) secara ilegal dalam kasus No. 32/Pid.Sus/2017/PN.Gin. Dilihat dari pertimbangan Hakim yakni pada posisi kasusnya, sikap terdakwa pada saat persidangan dan pada keyakinan hakim untuk memutuskan suatu hukuman yang pantas dijatuhkan kepada terdakwa. Hal tersebutlah yang mendasari Hakim untuk menjatuhkan hukuman percobaan terhadap terdakwa. Kata kunci: Pidana, sanksi, paras illegal
Ekstradisi Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pemberantasan Kejahatan Internasiona Dwi Melia Nirmalananda Dewi; I Made Sepud; I Nyoman Sutama
Jurnal Analogi Hukum Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.2.1.2020.17-21

Abstract

Abstract-The presence of a person to a country to escape resulted in the creation of many criminal crimes on an international scale, this requires special treatment, such as the existence of an international agreement, one of which is Extradition. Then it must be reviewed in advance regarding regulation and then move on to understanding the practice of extradition in preventing and combating international crime. The problems in this study are first, how is the regulation of extradition in preventing and combating international crime, second, how is the practice of extradition between countries in preventing and combating international crime. The research method used is a type of Normative research by using a statutory approach, conceptual approach and case approach which are analyzed using systematic techniques by being presented descriptively-analytically assisted with primary, secondary and tertiary legal sources which are collected and then interpreted. Focused on understanding and fulfilling the principles and procedures for compliance with international laws and conventions governing extradition and also focusing on cooperation between interested countries, in collaboration with ICPO-INTERPOL and NCB-INTERPOL who are competent in carrying out extradition. Keywords: Between Countries, Extradition, International Crime. Abstrak-Kehadiran seseorang ke suatu negara untuk melarikan diri mengakibatkan terciptanya banyak kejahatan-kejahatan pidana dengan skala internasional, ini membutuhkan penanganan khusus, seperti adanya perjanjian internasional salah satunya Ekstradisi. Maka wajiblah dikaji terlebih dahulu mengenai pengaturan lalu beranjak ke pemahaman praktek ekstradisi dalam mencegah dan memberantas kejahatan internasional. Adapun permasalah yang didapat dalam penelitian ini pertama, bagaimanakah pengaturan ekstradisi dalam mencegah dan memberantas kejahatan internasional, kedua, bagaimanakah praktek ekstradisi antar negara dalam mencegah dan memberantas kejahatan internasional. Metode penelitian yang digunakan merupakan tipe penelitian Normatif dengan melakukan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus yang dianalisis menggunakan teknik bersifat sistematis dengan disajikan secara deskriptif-analitis dibantu dengan sumber bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dikumpulkan lalu ditafsirkan. Difokuskan kepada pemahaman dan pemenuhan prinsip-prinsip serta tatacara pelaksanaan sesuai Undang-Undang dan konvensi Internasioal yang mengatur tentang Ekstradisi dan difokuskan pula kepada kerjasama antar negara yang berkepentingan, bekerjasama dengan ICPO-INTERPOL dan NCB-INTERPOL yang berkompeten dalam melaksanakan ekstradisi. Kata Kunci: Antar Negara, Ekstradisi, Kejahatan Internasional.