Murzal
Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mataram NTB. Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP TAZKIYAH DALAM AL-QUR’AN DAN AL-HADITS Hamdi; Muhammad Yusuf Arfizi; Murzal
Journal of Education, Teaching, and Learning Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Formad English Foundation NTB-Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67028/edutecle.v1i3.51

Abstract

Tazkiyah dalam Al-Qur'an dan Hadits adalah konsep yang sangat penting yang berfokus pada pembersihan jiwa dari segala keburukan dan pengembangan sifat-sifat mulia yang mendekatkan diri pada Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pemahaman mengenai konsep tazkiyah dalam Al-Qur'an dan Hadits serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan pendekatan tafsir dan hadis, yang menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis-hadis yang berhubungan dengan tazkiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tazkiyah mencakup dua dimensi utama, yaitu at-tathir (pembersihan) dan an-numu (pertumbuhan), yang keduanya berkontribusi pada kesuksesan spiritual. Selain itu, tazkiyah juga sangat terkait dengan praktik ibadah dalam Islam seperti shalat, zakat, dan puasa, yang berfungsi sebagai sarana untuk membersihkan jiwa dari sifat-sifat tercela. Tazkiyah memiliki peran penting dalam pembentukan karakter melalui pendidikan Islam, yang tidak hanya melibatkan pengajaran teori tetapi juga penerapan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Di era modern, tazkiyah memberikan panduan moral yang relevan untuk menghadapi tantangan sosial dan digital, membantu membentuk individu yang memiliki karakter kuat, jujur, dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, tazkiyah adalah konsep integral yang tidak hanya berfokus pada pembersihan jiwa, tetapi juga pada pengembangan akhlak dan kontribusi sosial, yang pada akhirnya membentuk pribadi yang mulia dan masyarakat yang lebih baik.