Muhammad Ansori
Universitas Islam Negeri Mataram. indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Guru pada Lembaga Pendidikan Islam(Studi Empiris pada MA NW Senyiur dan MA NW Sepit) Muhammad Ansori; Dwi Wahyudiati
Journal of Education, Teaching, and Learning Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Formad English Foundation NTB-Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67028/edutecle.v2i2.118

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja guru di lembaga pendidikan Islam, dengan fokus pada MA NW Senyiur dan MA NW Sepit. Menggunakan desain eksplanatori kuantitatif, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan dari variabel independen—gaya kepemimpinan dan budaya organisasi—terhadap variabel dependen, yaitu kinerja guru. Data dikumpulkan selama tiga bulan (Maret–Mei 2025) dari 20 guru yang dipilih secara purposif melalui kuesioner berskala Likert. Instrumen divalidasi menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan diuji reliabilitasnya dengan Cronbach’s Alpha, yang menunjukkan bahwa seluruh item dinyatakan valid dan reliabel. Analisis regresi linier berganda dilakukan dengan bantuan SPSS versi 26, setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 34,2% (p = 0,019), sementara budaya organisasi memiliki pengaruh individual yang lebih besar sebesar 40,1% (p = 0,008). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 68,4% variansi dalam kinerja guru (R² = 0,684; p < 0,001), menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan sangat kuat. Meskipun analisis perbandingan rata-rata menunjukkan bahwa MA NW Senyiur memiliki skor lebih tinggi pada semua variabel dibandingkan MA NW Sepit, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan yang efektif dan budaya organisasi yang mendukung dalam meningkatkan kinerja guru. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi bidang manajemen pendidikan Islam dengan menawarkan wawasan dan rekomendasi untuk pengembangan kepemimpinan strategis dan kelembagaan. 
Internasionalisasi Pendidikan Islam: Analisis Kajian Pustaka tentang Dinamika, Peluang, dan Hambatan Muhammad Ansori; Ahmad Sulhan
Journal of Islamic Religious Studies Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Formad English Foundation NTB Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67028/jirs.v2i3.119

Abstract

Internasionalisasi pendidikan Islam merupakan isu strategis dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika, peluang, dan hambatan internasionalisasi pendidikan Islam dalam konteks kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi relevan dalam kurun waktu 2019–2024, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola, kecenderungan, serta tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internasionalisasi pendidikan Islam berkembang melalui tiga aspek utama, yaitu peningkatan kolaborasi internasional, pemanfaatan teknologi digital, dan mobilitas akademik. Di sisi lain, peluang yang dapat dimanfaatkan mencakup akses terhadap jaringan global, dukungan teknologi pembelajaran, serta meningkatnya kebutuhan dunia terhadap nilai-nilai Islam yang moderat. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah hambatan signifikan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kendala bahasa, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung internasionalisasi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa internasionalisasi pendidikan Islam berperan penting dalam meningkatkan daya saing dan relevansi lembaga pendidikan Islam di kancah global. Implikasi praktisnya, lembaga pendidikan Islam perlu merancang strategi adaptif berbasis teknologi dan kerjasama global, sementara secara teoretis penelitian ini memperkaya kajian tentang pendidikan Islam dalam konteks globalisasi.