This Author published in this journals
All Journal Jurihum
Maureen Anandita
Universitas Pamulang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Makan Bergizi (MBG) untuk Meningkatkan Sikap Sosial dan Kepedulian Siswa dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Maureen Anandita
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi implementasi program makan bergizi (MBG) sebagai upaya untuk menumbuhkan sikap sosial dan kepedulian yang tinggi di dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah. Latar belakang penelitian ini berasal dari permasalahan akan rendahnya tingkat kepedulian dan empati sosial melalui perilaku individualistik dan kurangnya keterlibatan dalam kegiatan berbagi dan kurangnya kebersamaan di lingkungan sekolah. Di sisi lain, Program Makan Bergizi yang digagas pemerintah yang dilakukan di sekolah belum sepenuhnya terealisasikan sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang dapat menumbuhkan nilai-nilai sosial dan kepedulian terhadap sesama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Program Makan Bergizi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS sehingga mampu membentuk karakter sosial siswa yang peduli, empatik, dan berperilaku kooperatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru IPS, siswa kelas X, dan pihak sekolah yang terlibat dalam program MBG. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program makan bergizi yang dikaitkan dengan pembelajaran IPS memberikan dampak positif terhadap peningkatan sikap sosial siswa. Melalui kegiatan makan bersama yang dikaitkan dengan materi IPS tentang kehidupan sosial, pemerataan ekonomi dan kepedulian terhadap sesama sehingga siswa dapat menghargai perbedaan. Guru sebagai fasilisator yang mengintegrasikan nilai-nilai sosial dalam aktivitas pembelajaran berbasis pengalaman nyata.