Lovilia Nurmiza
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pesantren dalam Pembinaan Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatul Qomariyah M Hanif Murtadho; Tita Naviana; M. Rafi Tsaqif; Lovilia Nurmiza; Sakiya Tul Jannah; Subadi Dwi Maizen
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam proses pembinaan akhlak di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatul Qomariyah sebagai lembaga pendidikan Islam yang berfungsi membentuk karakter, spiritualitas, dan moralitas peserta didik. Dalam konteks tantangan globalisasi, pesatnya perkembangan teknologi, dan penetrasi budaya luar, pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral yang kokoh bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memahami mekanisme pembinaan akhlak secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak dilaksanakan melalui empat mekanisme utama yaitu internalisasi nilai keagamaan, pembiasaan melalui kultur pesantren, keteladanan ustaz dan pengasuh, serta penerapan tata tertib sebagai sistem kontrol sosial. Lingkungan pesantren yang struktural, religius, dan penuh kedisiplinan menjadi faktor dominan dalam mendukung terbentuknya karakter santri. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan akhlak di pesantren berlangsung dalam proses multidimensi yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga efektivitasnya lebih kuat dibanding pendidikan karakter konvensional. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan model pembinaan akhlak di lembaga pendidikan Islam dan sekolah umum.
Mewujudkan Generasi Cerdas dan Religius melalui Pembelajaran Calistung dan Mengaji Gratis Mayke Ayu Chartika; Randi Randi; Mery Jayanti; Lovilia Nurmiza; Livia Zalianti; Lora Dwi Nanda; Khairiyatunnusa Khairiyatunnusa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4858

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan calistung dan mengaji anak melalui program pendidikan gratis dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan identifikasi masalah melalui observasi, pemetaan aset masyarakat (asset mapping), perencanaan program secara partisipatif, pelaksanaan pendampingan calistung dan mengaji, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama pada bulan mei-juni 2026 di TPQ Al-Mau'izzah, Kota Bengkulu, dengan melibatkan 35 santri aktif sebagai subjek kegiatan. Penentuan peserta dilakukan berdasarkan pendekatan ABCD, yaitu dengan melibatkan seluruh santri yang menjadi aset utama komunitas dalam pelaksanaan program. Pengabdian dilaksanakan melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny, yang mencakup identifikasi aset, perencanaan program, pelaksanaan pendampingan membaca Al-Qur'an, serta evaluasi hasil menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca dari 57% menjadi 86%, menulis dari 60% menjadi 88%, dan berhitung dari 55% menjadi 84%. Pada aspek mengaji, kemampuan membaca Al-Qur'an meningkat dari 52% menjadi 82%. Selain itu, terdapat peningkatan karakter seperti disiplin, kepercayaan diri, dan minat belajar. Program ini memperlihatkan bahwa pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) efektif dalam mengembangkan kemampuan dasar anak sekaligus memperkuat karakter religius melalui pemberdayaan masyarakat.