Berlianna Asih Yustiana
Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai Kesantunan Tradisi Mosok Berdasarkan Perspektif Nemui Nyimah pada Masyarakat Pubian Pesawaran dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Lampung di SMA Berlianna Asih Yustiana
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai kesantunan yang terkandung dalam tradisi Mosok pada masyarakat Pubian Pesawaran dengan menggunakan perspektif nemui nyimah sebagai landasan analisis praktik budaya. Tradisi Mosok merupakan salah satu upacara adat Lampung Pepadun yang dilaksanakan dalam rangkaian prosesi pernikahan sebagai bentuk penguatan hubungan kekeluargaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi langsung, dan wawancara mendalam dengan penyelenggara acara, tokoh adat, serta panitia adat yang terlibat dalam pelaksanaan Mosok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesantunan tercermin dalam penggunaan bahasa halus, sikap saling menghormati, perilaku memberi dan menerima, serta komitmen menjaga keharmonisan sosial antarindividu dan kelompok. Perspektif nemui nyimah memperkuat pemaknaan tradisi Mosok sebagai praktik budaya yang menjunjung tinggi nilai keramahan, kedermawanan, keterbukaan, dan etika pergaulan. Dalam pembelajaran di SMA, tradisi Mosok dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar autentik untuk penggunaan bahasa halus, ungkapan sopan, serta tuturan adat yang muncul dalam prosesi Mosok dapat dijadikan contoh konkret penerapan ragam bahasa Lampung yang santun. Dengan demikian, tradisi Mosok tidak hanya berfungsi sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai moral dan kearifan lokal masyarakat Pubian Pesawaran.