Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Civil Engineering Scientific Journal

STUDI PERUBAHAN TINGGI GELOMBANG LAUT UNTUK RENCANA PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PELABUHAN DI PANTAI BARAT PULAU TARAKAN KALIMANTAN UTARA Utomo, Edy; Asta, Asta
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 3 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i3.4215

Abstract

ABSTRACT: Tarakan City has long been a supporting area for the social, cultural and economic life of the North Kalimantan Province, because of its strategic location, especially on the west side of the coast which is used for port infrastructure. Currently climatological conditions are experiencing changes resulting from global warming. An increase the height of the sea waves, because one of the wave generators in the ocean is wind. In this study, it tries to determine changes in wave height and its transformation to the water area of the Port, by utilizing wind speed and direction data sourced from ECMWF. The method used is a quantitative research method by applying the SPM Method, for forecasting wave generation and long-term wave prediction using the Weibull Method, as a reference for wave transformation for the next 100 years. The results of the prediction of wave height in the waters of the West Coast Port of Tarakan Island for the next 100 years are still within safe limits, as long as the wave height that occurs is less than 0,34 meters. Based on these results, it can be concluded that Port Infrastructure can still operate for the next 100 years, as a support for the social, cultural and economic life of the people in North Kalimantan Province. Keywords: ECMWF, Port, Tarakan, Wave, Wind ABSTRAK: Kota Tarakan telah sejak lama menjadi bagian wilayah penopang kehidupan sosial, budaya, dan perekonomian Provinsi Kalimantan Utara, karena letaknya yang strategis terutama pada sisi barat pantainya yang digunakan untuk infrastruktur Pelabuhan. Saat ini kondisi klimatologi mengalami perubahan yang diakibatkan dari pemanasan global. Peningkatan temperatur mengakibatkan perubahan pada hembusan angin yang akan berdampak pada peningkatan ketinggian gelombang laut, karena salah satu pembangkit gelombang di lautan adalah angin. Pada penelitian ini mencoba untuk mengetahui perubahan tinggi gelombang beserta transformasinya sampai ke wilayah perairan Pelabuhan, dengan memanfaatkan data kecepatan dan arah angin yang bersumber dari ECMWF. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menerapkan Metode SPM, untuk peramalan pembangkitan gelombang dan prediksi gelombang jangka panjang menggunakan Metode Weibull, sebagai acuan transformasi gelombang untuk 100 tahun yang akan datang. Hasil prediksi tinggi gelombang di daerah perairan Pelabuhan pantai barat Pulau Tarakan untuk 100 tahun kedepan masih dalam batas aman, selama tinggi gelombang yang terjadi kurang dari 0,34 meter. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Infrastruktur Pelabuhan-pelabuhan masih dapat beroperasi untuk 100 tahun yang akan datang, sebagai penopang kehidupan sosial, budaya, dan perekonomian masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara.Kata kunci: Angin, ECMWF, Gelombang, Pelabuhan, Tarakan
ANALISIS HIRAULIKA TAMPUNGAN SUNGAI SESANIP KOTA TARAKAN SEBAGAI SUMBER CADANGAN AIR BAKU Handayani, Rosmalia; Asta, Asta; Hakim, Hasyim Lukman
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 2 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i2.6615

Abstract

ABSTRACT: Tarakan is an area that does not have a source of raw water so that it uses rainfall for raw water needs for the population, and vice versa, when the city of Tarakan is subjected to heavy rain, it will experience flooding in several places with low elevation so that a long storage hydraulic study on the Sesanip River needs to be done.   This study aims to examine the long storage hydraulics of the Sesanip River as a source of raw water reserves. Long storage is a water structure that is one of the efforts to accommodate and distribute domestic rainwater runoff with a large discharge. To conduct a study study on the long storage of the Sesanip River, the HEC-RAS program is needed so that it can model the flow front in the long storage, if there is a flood overflow that crosses the height limit of the cross section of the embankment, then redesign is done by excavating the soil and then reassessing it using HEC-RAS. so that the long storage section does not experience flood overflow  From the results of a long storage study using a rational method for a 5-year return period, a discharge of 135,515 m3 / second was obtained, in the HEC-RAS program a simulation of water flow in a long storage length of 780 m with a total station of 156 sections of long storage occurred. flood outflow along 200 m from upstream to mid-downstream with many stations, namely 56 long storagesections.Keywords: Long Storage, Raw Water, Hydraulics, Rational Methods, Simulation, Cross-section, HEC-RAS, Discharge  ABSTRAK: Tarakan merupakan daerah yang tidak memiliki sumber air baku sehingga memanfaatkan curah hujan untuk kebutuhan air baku bagi penduduk, dan sebaliknya Kota Tarakan ketika diguyur hujan yang deras akan mengalami banjir di beberapa tempat yang elevasi datarannya rendah sehingga studi kajian hidraulika long storage pada Sungai Sesanip perlu dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hidraulika long storage Sungai Sesanip sebagai sumber cadangan air baku. Long storage merupakan bangunan air yang menjadi salah satu upaya untuk menampung serta ,menyalurkan limpasan air hujan domestik dengan debit yang besar. Untuk melakukan kajian studi pada long storage Sungai Sesanip diperlukan program HEC-RAS agar dapat memodelkan muka aliran  pada long storage, jika terjadi luapan banjir yang melewati batas ketinggian tanggul penampang, maka dilakukan desain ulang dengan pekerjaan galian tanah kemudian di kaji lkembali menggunakan HEC-RAS hingga penampang long storage tidak mengalami luapan banjir.Dari hasil kajian long storage menggunakan metode rasional untuk periode kala ulang 5 tahun di dapatkan debit sebesar 135.515 m3/detik, pada program HEC-RAS dilakukan simulasi aliran air pada long storage sepanjang 780 m dengan dengan total stasiun sebanyak 156 penampang long storage, dan terjadi luapan banjir sepanjang 200 m dari titik hulu menuju pertengahan hilir dengan banyak stasiun yaitu 56 penampang long storage.Kata Kunci: Long Storage,   Air Baku,   Hidraulika,   Metode Rasional, Simulasi, Penampang, HEC-RAS, Debit
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH IPA KAMPUNG BUGIS PADA DAERAH PESISIR KARANG REJO DAN KARANG ANYAR PANTAI KOTA TARAKAN Asta, Asta; Desrianingsih, Desrianingsih
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 2 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i2.6616

Abstract

ABSTRACT: Tarakan City is one of the developing cities with a population density reaching 968 people/km2. With the increase in population that continues to increase every year, it causes an increase in the use of clean water. Water is a very important need for the life of living things, therefore the water consumed must meet health requirements including chemical, biological, and physical requirements based on the reference of the Indonesian Minister of Health Regulation. This study aims to determine water quality and aims to determine the need for clean water for the Bugis Village IPA in Tarakan City, especially for the Karang Anyar Village and Karang Anyar Pantai Village areas. Based on the results of water quality analysis for physical parameters (color, odor, taste, temperature, turbidity, dissolved solids) and chemical parameters (pH (acidity), nitrite, hardness, iron (Fe), sulfate (SO4), chloride (Cl)), it shows that the water samples meet the quality standards set by the Minister of Health. The total clean water requirement in 2022 for the Karang Anyar Village area is 40,018 lt/sec and for the Karang Anyar Pantai Village it is 25,157 lt/sec. The total clean water requirement will increase every year until 2031 for the Karang Anyar Village it is 51,411 lt/sec while for the Karang Anyar Pantai Village it is 36,922 lt/sec.Keywords: Long Storage, Raw Water, Hydraulics, Rational Methods, Simulation, Cross-section, HEC-RAS, Discharge  ABSTRAK: Kota Tarakan merupakan salah satu kota yang berkembang dengan kepadatan penduduk mencapai sebesar 968 jiwa/km2. Dengan terjadinya penambahan jumlah penduduk yang setiap tahunnya terus meningkat sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan penggunaan akan air bersih. Air merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk kehidupan makhluk hidup oleh karena itu air yang dikonsumsi harus memenuhi persyaratan kesehatan yang meliputi persyaratan kimia, biologi, dan fisika dengan berdasarkan acuan Permenkes RI. Pada penelitian ini untuk menentukan kualitas air dan bertujuan untuk menentukan kebutuhan air bersih IPA Kampung Bugis Kota Tarakan khususnya untuk wilayah Kelurahan Karang Anyar dan Kelurahan Karang Anyar Pantai. Berdasarkan hasil analisis kualitas air untuk parameter fisika (warna, bau, rasa, suhu, kekeruhan, zat padat terlarut) dan parameter kimia (pH (derajat keasaman), nitrit, kesadahan, besi (Fe), sulfat (SO4), klorida (Cl)) menunjukkan bahwa sampel air memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh permenkes. Total kebutuhan air bersih pada tahun 2022 untuk wilayah Kelurahan Karang Anyar sebesar 40,018 lt/dtk dan untuk Kelurahan Karang Anyar Pantai sebesar 25,157 lt/dtk. Total kebutuhan air bersih tersebut akan mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga di tahun 2031 untuk Kelurahan Karang Anyar sebesar 51,411 lt/dtk sedangkan untuk wilayah Kelurahan Karang Anyar Pantai sebesar 36,922 lt/dtk.Kata Kunci: IPA Kampung Bugis, Kualitas Air,  Kebutuhan Air