Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN VARIASI SERVIS TERHADAP KEMAMPUAN KETEPATAN SERVIS PUNGGUNG PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW SMA Adryanzah, Rangga Juli; Yundarwati, Susi; Nurdin, Nurdin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i4.10460

Abstract

ABSTRACT The accuracy of the back serve is a crucial component in sepaktakraw performance; however, the effectiveness of training methods used to enhance this skill still requires deeper empirical investigation. This study aims to analyze the effects of pecing pad and partner-toss training methods, differences in leg length, and their interaction on back-serve accuracy among male adolescent athletes. An experimental method with a 2×2 factorial design was employed, involving 32 athletes selected through simple random sampling. Data were collected using pretest and posttest procedures with leg length measurements and a service skill test, and analyzed using two-way ANOVA at a significance level of 0.05. The results indicate that partner-toss training produces greater improvements in serve accuracy compared to pecing pad, primarily due to its dynamic stimulus, which enhances timing and motor adaptation. In addition, athletes with longer legs demonstrate better performance than those with shorter legs, suggesting a biomechanical contribution to service effectiveness. The findings also reveal a significant interaction between training methods and leg length, indicating that training success depends on the alignment between training approach and athletes’ physical characteristics. Overall, this study highlights the importance of employing training methods based on varied stimuli and individualized approaches to improve technical skills in sports. The findings provide practical implications for coaches in designing more adaptive and athlete-centered training programs, while also offering directions for future research to incorporate additional physical and psychological variables. ABSTRAK Kemampuan ketepatan servis punggung merupakan komponen penting dalam performa permainan sepak takraw, namun efektivitas metode latihan yang digunakan dalam meningkatkan keterampilan ini masih memerlukan kajian empiris yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode latihan pecing pad dan lambungan teman, perbedaan panjang tungkai, serta interaksi keduanya terhadap ketepatan servis punggung pada atlet remaja putra. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2×2, melibatkan 32 atlet yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest menggunakan instrumen pengukuran panjang tungkai dan tes keterampilan servis, kemudian dianalisis dengan two-way ANOVA pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan lambungan teman memberikan peningkatan ketepatan servis yang lebih optimal dibandingkan pecing pad, terutama karena karakteristik stimulus yang bersifat dinamis mampu meningkatkan kemampuan timing dan adaptasi gerak. Selain itu, atlet dengan tungkai lebih panjang menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan tungkai pendek, yang mengindikasikan adanya kontribusi faktor biomekanik dalam efektivitas gerakan servis. Temuan lain menunjukkan adanya interaksi antara metode latihan dan panjang tungkai, yang menegaskan bahwa keberhasilan latihan dipengaruhi oleh kesesuaian antara pendekatan latihan dan karakteristik fisik atlet. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode latihan berbasis variasi stimulus dan pendekatan individual dalam meningkatkan keterampilan teknik olahraga. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelatih untuk merancang program latihan yang lebih adaptif dan berbasis karakteristik atlet, serta membuka peluang pengembangan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan variabel fisik dan psikologis lainnya.
VARIASI SERVIS DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SERVIS PUNGGUNG SEPAK TAKRAW Adryanzah, Rangga Juli; Yundarwati, Susi; Nurdin, Nurdin
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10982

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low accuracy of back serve skills among sepak takraw extracurricular participants at SMAN 1 Plampang, as indicated by inaccurate service direction, balls going out of bounds, and serves that were easily anticipated by opponents. The study aimed to analyze the effect of pecing pad training and peer-toss training, the effect of leg length, and the interaction between both variables on back serve accuracy in sepak takraw. The study employed a quasi-experimental method using a 2×2 factorial design. The sample consisted of 24 sepak takraw extracurricular participants who were divided into four treatment groups based on training model and leg length category. The research instruments included a leg length measurement test and a back serve accuracy test with 20 serving attempts. Data were analyzed using normality testing, homogeneity testing, two-way ANOVA, and Tukey’s post hoc test at a significance level of 0.05. The results showed that peer-toss training produced greater improvement in back serve accuracy compared to pecing pad training. Participants with longer legs also demonstrated better serve performance than those with shorter legs. In addition, there was a significant interaction between training model and leg length on back serve accuracy. These findings indicate that dynamic training methods are more effective in improving motor adaptation and serve accuracy when adjusted to participants’ anthropometric characteristics. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketepatan servis punggung peserta ekstrakurikuler sepak takraw SMAN 1 Plampang yang ditunjukkan melalui kesalahan arah servis, bola keluar lapangan, dan servis yang mudah diantisipasi lawan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh latihan pecing pad dan lambungan teman, pengaruh panjang tungkai, serta interaksi kedua variabel terhadap ketepatan servis punggung sepak takraw. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan faktorial 2×2. Sampel penelitian berjumlah 24 peserta ekstrakurikuler sepak takraw yang dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan berdasarkan model latihan dan kategori panjang tungkai. Instrumen penelitian menggunakan tes pengukuran panjang tungkai dan tes ketepatan servis punggung dengan 20 kesempatan servis. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, analisis varians dua jalur (two way ANOVA), dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan lambungan teman memberikan peningkatan ketepatan servis yang lebih baik dibandingkan latihan pecing pad. Peserta dengan tungkai panjang juga menunjukkan hasil servis yang lebih tinggi dibandingkan peserta bertungkai pendek. Selain itu, ditemukan adanya interaksi antara model latihan dan panjang tungkai terhadap ketepatan servis punggung. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan dengan karakter dinamis lebih efektif dalam meningkatkan adaptasi gerak dan akurasi servis apabila disesuaikan dengan karakteristik antropometri peserta.