Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Memahami Fondasi Studi Islam: Konsep, Ruang Lingkup, dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern Getri Adernis; Yassinia; Deni Nofri Rinaldi; Refniyah; Taufik Hidayat; Miftah Raudhatul mashytoh; Jefri Anto
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fondasi Studi Islam yang meliputi konsep dasar, ruang lingkup, dan relevansinya dalam kehidupan modern. Studi Islam merupakan bidang kajian yang tidak hanya membahas Islam sebagai ajaran normatif yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga mengkaji Islam sebagai realitas sosial, historis, budaya, pendidikan, politik, ekonomi, dan peradaban. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai literatur berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Data dianalisis melalui teknik analisis isi dan sintesis tematik untuk menemukan pola pemikiran mengenai konsep dasar Studi Islam, keluasan ruang lingkupnya, pendekatan keilmuan yang digunakan, serta kontribusinya dalam menjawab tantangan kehidupan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Studi Islam memiliki karakter multidimensional, integratif, dan kontekstual. Ruang lingkup Studi Islam mencakup kajian Al-Qur’an, hadis, akidah, fikih, akhlak, tasawuf, sejarah Islam, pemikiran Islam, pendidikan Islam, ekonomi Islam, politik Islam, serta hubungan Islam dengan masyarakat dan budaya. Studi Islam juga membutuhkan pendekatan teologis-normatif, historis, sosiologis, antropologis, filosofis, dan interdisipliner agar mampu memahami Islam secara utuh. Dalam kehidupan modern, Studi Islam relevan sebagai dasar pembentukan pemahaman keagamaan yang kritis, moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Dengan demikian, Studi Islam memiliki peran penting dalam menjembatani ajaran Islam dengan realitas sosial kontemporer.