ABSTRACT Learning motivation is the most determinative psychological component in the success of the learning process at the elementary school level. Low student motivation remains a real challenge faced by teachers, necessitating evidence-based strategies that are planned and adaptive. This study aims to: (1) examine the concepts and definitions of learning motivation from various theoretical perspectives; (2) classify types of motivation and their implications for learning; (3) analyze principles of learning motivation relevant to elementary school contexts; and (4) identify effective evidence-based strategies that teachers can implement as architects of motivation. A qualitative approach with the library research method was employed, through the collection, analysis, and synthesis of relevant literature sources. The findings indicate that learning motivation is multidimensional divided into intrinsic and extrinsic motivation with intrinsic motivation proven more effective and sustainable. Teachers play a strategic role as architects of motivation who design and implement various strategies integratively, including: explicitly communicating learning objectives, using varied interactive methods and learning media including digital media, integrating educational games, providing proportional praise and rewards, applying punishment pedagogically, and ensuring transparent assessment. The success of these strategies depends greatly on teachers' consistency, creativity, and sensitivity to individual student needs and classroom dynamics. ABSTRAK Motivasi belajar merupakan komponen psikologis paling determinatif dalam keberhasilan proses pembelajaran di jenjang sekolah dasar. Rendahnya motivasi siswa masih menjadi tantangan nyata yang dihadapi guru, sehingga diperlukan strategi berbasis bukti yang terencana dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji konsep dan pengertian motivasi belajar dari berbagai perspektif teoritis; (2) mengklasifikasikan jenis-jenis motivasi beserta implikasinya dalam pembelajaran; (3) menelaah prinsip-prinsip motivasi belajar yang relevan bagi konteks sekolah dasar; dan (4) mengidentifikasi strategi-strategi efektif berbasis bukti yang dapat diimplementasikan guru sebagai arsitek motivasi dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai sumber pustaka relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar bersifat multidimensional terbagi atas motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dengan motivasi intrinsik terbukti lebih efektif dan berkelanjutan. Guru berperan strategis sebagai arsitek motivasi yang merancang dan mengimplementasikan berbagai strategi secara integratif, meliputi: penyampaian tujuan pembelajaran secara eksplisit, penggunaan metode interaktif dan media pembelajaran bervariasi termasuk media digital, integrasi permainan edukatif, pemberian pujian dan reward yang proporsional, penerapan punishment secara pedagogis, serta penilaian yang transparan. Keberhasilan strategi-strategi tersebut sangat bergantung pada konsistensi, kreativitas, dan kepekaan guru terhadap kebutuhan individual siswa serta dinamika kelas.