Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan minyak atsiri yang berpotensi digunakan sebagai bahan aktif sediaan topikal karena memiliki aktivitas antioksidan dan mampu melindungi kulit dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun kemangi dalam bentuk sediaan gel serta mengevaluasikan karakteristik fisik untuk menentukan formula terbaik. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (4%), dan F3 (7%) dengan menggunakan basis HPMC. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk semi padat, homogen, serta warna dan aroma khas daun kemangi. Nilai pH seluruh formula berada pada rentang 5,60-6,50 sehingga sesuai dengan pH kulit. Nilai viskositas seluruh formula memenuhi standar sediaan gel yaitu 3.000-50.000 cPs. Hasil daya sebar pada F1, F2, dan F3 memenuhi standar 5-7 cm, sedangkan seluruh formula memenuhi persyaratan daya lekat yang baik. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik, Formula 1 merupakan formula paling optimal karena memiliki karakteristik fisik yang stabil dan tingkat penerimaan panelis yang baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi berpotensi dikembangkan sebagai sediaan gel topikal berbahan alam.