Panjaitan, Nazla Dara Septia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja terhadap Safety Driving Pada Supir Truk di PT.Anra Dengan Metode Hirarc Panjaitan, Nazla Dara Septia; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38410

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia, khususnya pada sektor transportasi, menjadi isu serius yang berdampak pada keselamatan pengemudi dan kelancaran operasional perusahaan. Selain itu, kecelakaan lalu lintas juga merupakan penyebab kematian signifikan, di mana sikap dan perilaku pengemudi menjadi salah satu risiko terbesar. PT ANRA, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan transportasi material, menghadapi tantangan besar dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja, terutama yang berkaitan dengan perilaku safety driving pengemudi truk.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja yang memengaruhi safety driving pada pengemudi truk di PT ANRA. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, memberikan masukan kepada perusahaan dalam meningkatkan kebijakan keselamatan kerja, serta menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya terkait keselamatan kerja di sektor transportasi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di PT ANRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kecelakaan kerja pada pengemudi truk di PT ANRA dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kelelahan pengemudi akibat jam kerja yang panjang, rendahnya tingkat pengetahuan mengenai praktik safety driving, sikap dan perilaku pengemudi yang kurang disiplin, kondisi kendaraan yang kurang optimal, serta kebijakan K3 yang belum sepenuhnya diterapkan.Kelelahan dan sikap mengemudi menjadi risiko dominan yang menyebabkan menurunnya konsentrasi pengemudi saat berkendara, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.