Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STANDAR KECANTIKAN DALAM REPRESENTASI PEREMPUAN: ANALISIS SEMIOTIKA IKLAN BODYCARE @JEJUBYOFFICIAL DI TIKTOK Graciella Jufianto, Ellyna; Rajagukguk, Desmaya Anggitha; Nurifah, Nurifah; Ramadhani, Mutiara Ariani
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2038

Abstract

Penelitian ini menganalisis standar kecantikan dalam representasi perempuan dalam iklan bodycare @JejubyOfficial di TikTok dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap bagaimana tanda denotatif, konotatif, dan mitos bekerja dalam membentuk standar kecantikan berbasis warna kulit. Analisis data dilakukan tiga pemaknaan, kemudian dikaitkan dengan perspektif kritis Pierre Bourdieu. Melalui metode kualitatif deskriptif terhadap empat konten iklan yang dipilih secara purposive, penelitian ini menemukan bahwa visualisasi before–after, penggunaan istilah whitening dan bleaching, serta fokus pada kulit putih sebagai “hasil ideal” merepresentasikan warna kulit cerah sebagai simbol kecantikan, kebersihan, dan nilai diri perempuan. Temuan menunjukkan bahwa pada tingkat mitos, iklan menormalkan ideologi kecantikan hegemonik yang memosisikan kulit putih sebagai standar alami dan diinginkan, sehingga beroperasi sebagai bentuk dalam kajian semiotik sebagai kekerasan simbolik yang bekerja halus mendorong perempuan menyesuaikan diri dengan standar tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklan Jejuby sebagai satu kasus produk budaya industri kecantikan tidak hanya mempromosikan produk pemutih kulit, tetapi turut mereproduksi dan menguatkan konstruksi sosial mengenai tubuh perempuan di media digital. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelaku industri kecantikan khususnya skincare, dan pembuat konten digital untuk membangun strategi komunikasi pemasaran yang lebih inklusif.
Analisis pengaruh komunikasi digital TikTok pada preferensi destinasi wisata Generasi Z Rajagukguk, Desmaya Anggitha; Koswara, Iwan; Fuady, Ikhsan
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 2 (2025): November 2025 - April 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i2.68256

Abstract

Latar Belakang: TikTok tidak lagi hanya digunakan untuk hiburan, tetapi sudah menjadi kanal utama bagi Generasi Z untuk memperoleh inspirasi dan informasi mengenai tujuan wisata di Indonesia. Perubahan pola konsumsi media ini menandakan peran penting konten digital dalam memengaruhi keputusan wisata. Namun, belum banyak penelitian yang secara mendalam mengkaji mengenai pengaruh elemen-elemen dalam model UTAUT2 termasuk ekspektasi kinerja (Performance Expectancy), kemudahan penggunaan (Effort Expectancy), serta kebiasaan (Habit) terhadap minat berperilaku Generasi Z dalam memanfaatkan TikTok untuk menentukan tujuan wisata. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Performance Expectancy, Effort Expectancy, dan Habit memengaruhi niat perilaku Generasi Z dalam memanfaatkan TikTok untuk memilih destinasi wisata. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei daring yang disebarkan kepada responden Generasi Z di Indonesia. Data dianalisis dengan regresi linear berganda melalui aplikasi SPSS untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap niat perilaku. Hasil: Penelitian mendapati bahwa variabel Performance Expectancy dan Habit memiliki kontribusi positif yang bermakna dalam memicu intensitas perilaku seseorang untuk menggunakan TikTok saat memilih destinasi wisata sedangkan Effort Expectancy tidak berpengaruh signifikan. Secara keseluruhan, model penelitian signifikan dengan koefisien determinasi yang cukup kuat, sehingga mampu menjelaskan variasi perilaku Generasi Z dalam memilih destinasi wisata berbasis TikTok. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian adopsi teknologi berbasis media sosial dan menghadirkan implikasi praktis bagi industri pariwisata dalam merancang strategi promosi yang relevan dengan kebiasaan Generasi Z.