Gastritis yang lebih dikenal sebagai penyakit maag merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit ini muncul akibat peradangan pada mukosa lambung yang dapat menimbulkan gejala berupa nyeri ulu hati, mual, muntah, perut kembung, hingga penurunan kualitas hidup penderitanya. Faktor risiko utama gastritis banyak berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan pedas, asam, berlemak, serta kebiasaan minum kopi, alkohol, dan merokok. Kondisi ini kerap dialami oleh remaja hingga dewasa, termasuk mahasiswa, yang rentan mengabaikan pola makan sehat karena padatnya aktivitas dan tekanan akademik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara sikap, norma subjektif, kontrol perilaku dengan niat dan perilaku pencegahan gastritis pada mahasiswa keperawatan di Universitas Mega Buana Palopo Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 50 responden, dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Analisis statistik Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan niat pada mahasiswa dengan nilai p = 0,001. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku pencegahan gastritis pada dengan nilai p = 0,001. Terdapat hubungan yang signifikan antara norma subjektif dengan niat pada mahasiswa dengan nilai p = 0,004 (p < 0,05). terdapat hubungan antara norma subjektif dengan perilaku pencegahan gastritis dengan nilai p = 0,002 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara kontrol perilaku dengan niat pada mahasiswa dengan nilai p p= 0,001(p < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol perilaku dengan perilaku pencegahan gastritis pada mahasiswa dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Berdasarkan nilai signifikansi tersebut, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ketiga variabel independen berhubungan bermakna dengan perilaku pencegahan gastritis. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, niat, dan perilaku pencegahan.