Penetrasi ekonomi digital di era Revolusi Industri 4.0 telah mengubah perilaku transaksi Generasi Z menjadi sangat bergantung pada dompet digital, namun kompleksitas fitur sering kali menyulitkan pemilihan platform yang ideal. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk pemilihan layanan dompet digital yang paling sesuai dengan preferensi pengguna. Kebaruan metodologis dalam penelitian ini terletak pada integrasi tiga metode pengambilan keputusan, yaitu Simple Additive Weighting (SAW), Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA), dan ORESTE, untuk memberikan hasil evaluasi yang lebih objektif dan komprehensif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 40 responden yang divalidasi dengan tingkat reliabilitas tinggi (Cronbach's Alpha 0,953). Hasil analisis menunjukkan kriteria keamanan menjadi prioritas utama dengan bobot 30%. Implementasi algoritma mengungkap bahwa metode SAW dan MOORA secara konsisten merekomendasikan Dana sebagai platform terbaik karena keunggulannya pada kriteria berbobot besar. Sebaliknya, metode ORESTE menetapkan OVO sebagai prioritas utama karena konsistensi peringkat yang lebih stabil di seluruh parameter. Kontribusi penelitian ini memberikan kerangka kerja analitis bagi akademisi dan praktisi dalam membandingkan efektivitas berbagai metode SPK, serta menjadi panduan strategis bagi industri teknologi finansial dalam memahami prioritas pengguna. Integrasi metode ini terbukti mampu meminimalkan subjektivitas dan memberikan rekomendasi yang lebih berimbang bagi konsumen digital.