Siti Chairunissa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DPRD PROVINSI LAMPUNG Siti Chairunissa
Jurnal Kompetitif Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kompetitif Bisnis
Publisher : Jurusan Administrasi Bisnis, FISIP, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0120/jkb.v4i2.497

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi pegawai aparatur sipil negara (ASN) guna mendukung kinerja organisasi. Sekretariat DPRD Provinsi Lampung sebagai perangkat daerah memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, sehingga diperlukan pegawai yang memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan sosial-kultural yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan SDM dalam meningkatkan kompetensi pegawai serta mengidentifikasi aspek-aspek yang menghambat pengembangan SDM pada Sekretariat DPRD Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri dari Sekretaris DPRD, Kepala Bagian Umum, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepegawaian, serta pegawai pelaksana. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM telah dilakukan melalui analisis kebutuhan pegawai, pelatihan dan pendidikan, pengembangan karier, evaluasi dan pembinaan, serta dukungan pimpinan dan kebijakan organisasi. Namun, implementasi strategi tersebut belum optimal karena masih terdapat hambatan seperti keterbatasan anggaran, pemerataan pelatihan yang belum merata, belum optimalnya analisis kebutuhan pelatihan, serta evaluasi pengembangan kompetensi yang belum komprehensif.