Penegakan hukum keimigrasian di Indonesia merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara serta mengatur lalu lintas orang masuk dan keluar wilayah Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penegakan hukum keimigrasian di Indonesia serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum keimigrasian di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan, ditandai dengan adanya pembaruan regulasi, peningkatan pengawasan, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem keimigrasian. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta meningkatnya kompleksitas kejahatan lintas negara seperti penyelundupan manusia dan penyalahgunaan izin tinggal. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta sinergi antar lembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum keimigrasian di Indonesia Kata Kunci: Penegakan Hukum, Keimigrasian, Hukum Normatif, Indonesia, Tantangan Abstrak Immigration law enforcement in Indonesia is a crucial component of maintaining national sovereignty and regulating the flow of people into and out of Indonesia. This article aims to analyze the development of immigration law enforcement in Indonesia and identify the challenges faced in its implementation. The research method used is normative legal research with a statutory and conceptual approach, conducted through a literature review of primary, secondary, and tertiary legal materials. The results show that immigration law enforcement in Indonesia has experienced significant progress, marked by regulatory reforms, increased oversight, and the use of technology in the immigration system. However, in practice, various challenges remain, such as limited human resources, weak inter-agency coordination, and the increasing complexity of transnational crimes such as people smuggling and misuse of stay permits. Therefore, efforts are needed to strengthen regulations, increase the capacity of the apparatus, and synergize between institutions to improve the effectiveness of immigration law enforcement in Indonesia. Keywords: Law enfocement, Immigration, Normative law, Indonesia, Challenges