This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Kholidah, Ida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Pemakaian KB Hormonal Terhadap Durasi Kejadian Gangguan Siklus Haid Pada Akseptor KB Nursitiyaroh, Nursitiyaroh; Astuti, Dwi; Kholidah, Ida; Wulandari, Novi; Solehah , Yayah Baqiyatus
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56411

Abstract

ketidakteraturan siklus menstruasi memang merupakan salah satu efek samping dari kontrasepsi implan. Sering ditemukan gangguan pola haid, terutama pada 6-12 bulan pertama kemudian ada beberapa wanita mungkin akan mengalami amenorea. Berdasarkan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa kontrasepsi hormonal dapat mempengaruhi terjadinya gangguan siklus haid. Tujuan Penulisaan : untuk Perbandingan Pemakaian KB Hormonal Terhadap Durasi Kejadian Gangguan Siklus Haid Pada Akeptor KB Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain quasy eksperimental pre test dan post testdengan pendekatan kuantitatif seluruh akseptor KB pemakaian kontrasepsi hormonal. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah bersedia menjadi responden, ibu yang tidak mengalami gemuk atau obesitas, ibu yang mengalami istirahat yang cukup dan kriteria eksklusi adalah tidak bersedia menjadi responden. penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan uji statistik uji Tukey HSD dilakukan pada akseptor KB hormonal melalui suntik, pil dan implant di lihatt pada nilai sinificace terlihat p > 0,05 yang artinya tidak adanya perbedaan antara pemakaian kontrasepsi suntik, pil dan implant terhadap durasi kejadian durasi kejadian gangguan siklus haid. Namun dilihat antara suntik dan implant yang memiliki kesamaan durasi dalam kejadian gangguan siklus haid. Sehingga dari ketiga kb hormonal yang paling cepat durasi kejadian gangguan siklus haid terdapat pada pemakaian kontrasepsi suntik dengan nilai 3,64, kemudian implant dengan nilai 4, 67 dan pil dengan nilai 7,70, Kesimpulan dan Saran : sebagai informasi dalam memberikan tentang pemilihan pemakaian kontrasepsi, kontrasepsi hormonal yang paling cepat dalam mengalami gangguan haid terdapat pada suntik sehingga kelemahan dari kb hormonal dapat di sampaikan secara maksimal