p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Sari , Dyah Wiji Puspita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Systematic Review Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Berbasis Hot-Fit Pada Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap RS Anugrah, A’zif Bachtiar Putra; Abdurrouf , Muh.; Sari , Dyah Wiji Puspita; Ardian, Iwan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57456

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan inovasi teknologi yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Keberhasilan implementasi SIMRS dipengaruhi oleh faktor manusia, organisasi, dan teknologi yang terintegrasi dalam model HOT-Fit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi SIMRS berbasis HOT-Fit terhadap kinerja perawat di instalasi rawat inap. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan ProQuest. Artikel yang dipilih merupakan penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang dipublikasikan tahun 2020–2025. Dari hasil pencarian diperoleh ±540 artikel, kemudian diseleksi hingga diperoleh 23 artikel yang dianalisis menggunakan pendekatan PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknologi seperti kualitas sistem dan kemudahan penggunaan, faktor manusia seperti kepuasan dan kemampuan pengguna, serta faktor organisasi seperti dukungan manajemen berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan SIMRS dan kinerja perawat. Selain itu, perkembangan teknologi seperti artificial intelligence dan desain antarmuka yang baik turut meningkatkan efisiensi kerja dan akurasi dokumentasi. Kesimpulan implementasi SIMRS berbasis HOT-Fit efektif meningkatkan kinerja perawat dan kualitas pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan optimalisasi integrasi faktor manusia, organisasi, dan teknologi dalam pengembangan sistem informasi rumah sakit.
Systematic Review Pengaruh Talent Management Terhadap Angka Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Kadam, Gilang Aprilianto; Luthfa, Iskim; Sari , Dyah Wiji Puspita; Ardian, Iwan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57457

Abstract

Keselamatan pasien merupakan indikator utama dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menurunkan angka insiden keselamatan pasien adalah melalui penerapan talent management yang efektif. Talent management mencakup pengelolaan kompetensi, kepemimpinan, supervisi, serta pengembangan sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan yang aman dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh talent management terhadap angka insiden keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan ProQuest. Artikel yang dipilih merupakan penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Dari hasil pencarian diperoleh ±540 artikel, kemudian diseleksi menggunakan pendekatan PRISMA hingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kompetensi tenaga kesehatan, kepemimpinan, supervisi klinik, budaya keselamatan pasien, beban kerja, burnout, serta lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap angka insiden keselamatan pasien. Pengelolaan sumber daya manusia yang optimal terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan menurunkan risiko kesalahan medis. Kesimpulan talent management memiliki peran penting dalam menurunkan angka insiden keselamatan pasien. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan sumber daya manusia secara terintegrasi untuk meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.