Keselamatan pasien merupakan indikator utama dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menurunkan angka insiden keselamatan pasien adalah melalui penerapan talent management yang efektif. Talent management mencakup pengelolaan kompetensi, kepemimpinan, supervisi, serta pengembangan sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan yang aman dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh talent management terhadap angka insiden keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan ProQuest. Artikel yang dipilih merupakan penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Dari hasil pencarian diperoleh ±540 artikel, kemudian diseleksi menggunakan pendekatan PRISMA hingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kompetensi tenaga kesehatan, kepemimpinan, supervisi klinik, budaya keselamatan pasien, beban kerja, burnout, serta lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap angka insiden keselamatan pasien. Pengelolaan sumber daya manusia yang optimal terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan menurunkan risiko kesalahan medis. Kesimpulan talent management memiliki peran penting dalam menurunkan angka insiden keselamatan pasien. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan sumber daya manusia secara terintegrasi untuk meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.