Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

URGENSI TEKNOLOGI DIGITAL BERBAHASA INDONESIA DALAM PENYEBARAN INFORMASI ENERGI TERBARUKAN Supriyati, Farras Aqilah; Hanafi, Mochammad Rafi; Royyan, Raihan Ar; Febriana, Sovia; Pawana, Tri Arya; Rizkyanfi, Mochammad Whilky
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10557

Abstract

Perubahan iklim mendorong kebutuhan akan percepatan transisi energi, namun di Indonesia masih terdapat kesenjangan signifikan antara potensi energi terbarukan dan tingkat pemanfaatannya. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknis, tetapi juga rendahnya literasi energi di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital berbahasa Indonesia sebagai sarana penyebaran informasi energi terbarukan kepada masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui systematic literature review terhadap berbagai sumber ilmiah bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesenjangan signifikan antara potensi energi surya Indonesia sebesar 3.295 GW dengan realisasi pemanfaatan yang masih di bawah 0,02%. Meskipun penetrasi digital nasional sangat tinggi dengan 185,3 juta pengguna internet (66,5%) dan 139 juta pengguna media sosial aktif (49,9% populasi), infrastruktur ini belum dioptimalkan secara efektif sebagai sarana edukasi energi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam format video pendek merupakan kombinasi paling efektif untuk menjembatani konten ilmiah kompleks kepada masyarakat awam. Bahasa Indonesia berperan strategis sebagai enabler demokratisasi informasi yang mampu meminimalkan disparitas pemahaman antargolongan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi digital yang inklusif, visual, dan kontekstual untuk mendorong perubahan perilaku serta mempercepat pencapaian target bauran energi nasional