Penelitian ini mengkaji peran pembangunan politik lokal dalam proses revitalisasi Pasar Tematik Jelajah Ranau di Desa Lombok Seminung, Kabupaten Lampung Barat. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana dinamika pembangunan politik lokal berdampak pada pelaksanaan revitalisasi, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian muncul mengingat pentingnya pasar tematik sebagai sarana pengembangan ekonomi lokal dan daya tarik pariwisata, sekaligus kondisi kawasan yang sebelumnya mengalami penurunan fungsi dan belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis deskriptif kualitatif dilakukan dengan landasan teori politik lokal melalui pendekatan desentralisasi dan partisipatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penetapan tujuan revitalisasi melibatkan berbagai aktor dengan kepentingan beragam, bukan hanya berfokus pada konstruksi fisik. Pemerintah daerah memiliki tujuan ganda untuk memajukan nilai strategis daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan Pemerintah Desa berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Faktor pendukung meliputi dukungan dari Dinas Pariwisata, Diskoperindag, dan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan wewenang pemerintah desa, kurangnya koordinasi antar dinas dan antara pusat dengan daerah, serta perencanaan jangka panjang yang belum jelas. Kesimpulan penelitian adalah bahwa revitalisasi Pasar Tematik Jelajah Ranau sangat dipengaruhi oleh dinamika pembangunan politik lokal, dengan keberhasilan yang bergantung tidak hanya pada infrastruktur fisik namun juga kemampuan para pemangku kepentingan untuk bekerja sama.