Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Suplementasi Pakan Konsentrat Mengandung Limbah Isi Rumen Sapi Fermentasi Pada Level Yang Berbeda Terhadap Respons Fisiologis (Suhu Rektal, Denyut Jantung, Frekuensi Pernapasan) Sapi Bali Betina Febiana Dedo; M. S. Abdullah; Upik Syamsiar Rosnah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10684

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh suplementasi pakan konsentrat mengandung limbah isi rumen sapi fermentasi pada level yang berbeda terhadap respons fisiologis (suhu rektal,denyut jantung frekuensi pernapasan) sapi Bali betina. Ternak sapi Bali betina sebanyak 4 ekor berumur 2-2,5 tahun dengan kisaran berat badan 130,5-173,5kg (X=153,33kg dan KV=7,8%). Metode penelitian, menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini P0: pakan pola peternak + konsentrat tanpa isi rumen fermentasi (IRF), P1: pakan pola peternak + pakan konsentrat mengandung 20% IRF, P2: pakan pola peternak + pakan konsentrat mengandung 40% IRF, P3: pakan pola peternak + pakan konsentrat mengandung 60% IRF. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rataan suhu rektal (0C) P0=37,58±6,50, P1=37,10±0,49, P2=37,45±0,33 dan P3=37,13±0,87. Denyut jantung (kali/menit) P0=83,75±0,98, P1=81,75±2,21, P2=81,25±1,70 dan P3=80,50±1,29. Frekuensi pernapasan (kali/menit) P0=27,75±0,95, P1=21,00±081, P2=21,25±0,9 dan P3=21,00±0,81. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap status fisiologis sapi Bali betina. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu suplementasi pakan konsentrat mengandung limbah isi rumen sapi fermentasi hingga level 60% memberikan pengaruh relatif sama dan berada dalam kisaran normal terhadap kondisi fisiologis (suhu rektal, denyut jantung dan frekuensi pernapasan) sapi Bali betina