Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA PENETRASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM ORGANISASI MAHASISWA: STUDI FENOMENOLOGI PADA INTERAKSI ANGGOTA HIMANISRA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KERJA 2025 Annisa, Almeilia Aghina Nuur; Arsanti , Syavira Azzahra; Pratama, Agung Danur; Amanda , Putri Ayu; Kinanti , Cantika Meta Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penetrasi komunikasi interpersonal pada anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMANISRA) Universitas Tidar dalam pelaksanaan program kerja tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal dalam mendukung koordinasi, kolaborasi, serta pembentukan hubungan antaranggota organisasi mahasiswa. Selain itu, perbedaan latar belakang, pola pikir, dan struktur hierarki organisasi sering menimbulkan kesenjangan komunikasi yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan program kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif anggota organisasi dalam proses komunikasi interpersonal. Informan penelitian berjumlah 17 anggota HIMANISRA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik berdasarkan perspektif Social Penetration Theory dari Altman dan Taylor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi interpersonal anggota HIMANISRA berkembang secara bertahap melalui lima indikator utama, yaitu keleluasaan (breadth), kedalaman (depth), keterbukaan diri (self-disclosure), timbal balik (reciprocity), dan kepercayaan (trust). Keleluasaan komunikasi terlihat dari adanya ruang komunikasi yang cukup terbuka dalam pembahasan program kerja. Kedalaman komunikasi berkembang melalui keberanian anggota dalam menyampaikan kritik dan perbedaan pendapat. Keterbukaan diri muncul melalui keberanian anggota membagikan tekanan emosional dan pengalaman pribadi kepada orang yang dipercaya. Timbal balik komunikasi terlihat melalui adanya dukungan emosional, pertukaran solusi, dan penyesuaian gaya komunikasi antaranggota. Sementara itu, kepercayaan berkembang melalui intensitas interaksi, pengalaman kerja bersama, serta komunikasi yang suportif. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan organisasi yang harmonis, terbuka, dan kolaboratif.