Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan, Pendapatan, Dan Toleransi Risiko Terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahsiswa Stie Totalwin Semarang) Maumabe, Yohana; Kartika, Andi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/3bbq2x96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pendapatan, dan toleransi risiko terhadap keputusan investasi mahasiswa STIE Totalwin Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya minat investasi di kalangan mahasiswa di era digital, namun masih terdapat kesenjangan antara minat berinvestasi dengan kemampuan finansial, pengetahuan, dan keberanian dalam menghadapi risiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 95 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. Sementara itu, pendapatan dan toleransi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Secara simultan, literasi keuangan, pendapatan, dan toleransi risiko berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,584 menunjukkan bahwa 58,4% keputusan investasi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendapatan dan toleransi risiko memiliki peran yang lebih dominan dalam memengaruhi keputusan investasi dibandingkan literasi keuangan. Oleh karena itu, peningkatan pendapatan dan pengelolaan toleransi risiko menjadi aspek penting dalam mendorong perilaku investasi mahasiswa.