Maryuni , Sri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh penggunaan aromaterapi jahe terhadap intensitas mual muntah pasca kemoterapi pada pasien kanker payudara: -- Mairanti, Sabrina Ajeng; Maryuni , Sri; Antoro, Budi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 5 (2026): May Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i5.2891

Abstract

Background: Chemotherapy is the primary treatment for breast cancer patients and can cause side effects such as nausea and vomiting. Post-chemotherapy nausea and vomiting can reduce patient comfort and appetite, requiring appropriate management. One non-pharmacological intervention that can be used is ginger therapy. Purpose: To determine the effect of ginger therapy on the intensity of post-chemotherapy nausea and vomiting in breast cancer patients. Method: This study used a pre-experimental design with a single-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 201 respondents selected using purposive sampling. The research instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The study showed a decrease in the intensity of nausea and vomiting after ginger aromatherapy administration, with a p-value of 0.010101. Conclusion: Ginger aromatherapy has an effect on the intensity of post-chemotherapy nausea and vomiting in breast cancer patients.   Keywords: Breast Cancer; Chemotherapy; Ginger Aromatherapy; Nausea Vomiting.   Pendahuluan: Kemoterapi adalah pengobatan utama untuk pasien kanker payudara dan dapat menyebabkan efek samping seperti mual dan muntah. Mual dan muntah pasca-kemoterapi dapat mengurangi kenyamanan dan nafsu makan pasien, sehingga memerlukan penanganan yang tepat. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah terapi jahe. Tujuan: Untuk menentukan efek terapi jahe terhadap intensitas mual dan muntah pasca-kemoterapi pada pasien kanker payudara. Metode: Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 201 responden yang dipilih menggunakan pengambilan sampel bertujuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Penilaian Numerik (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil:  penelitian menunjukkan penurunan intensitas mual dan muntah setelah pemberian aromaterapi jahe, dengan nilai p = 0.010101. Simpulan: Aromaterapi jahe memiliki efek pada intensitas mual dan muntah pasca kemoterapi pada pasien kanker payudara. Kata Kunci: Aromaterapi Jahe; Kanker Payudara; Kemoterapi; Mual Dan Muntah.