This Author published in this journals
All Journal SELONDING
Cepi Irawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Rinding Gumbeng Gunungkidul Dalam Acara HUT RI Ke-77 Di Istana Negara Jakarta Arya Prabu; Krismus Purba; Cepi Irawan
SELONDING Vol 22, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sl.v22i1.15477

Abstract

Rinding Gumbeng dusun Duren Kalurahan Beji, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, dalam konteks penampilannya pada perayaan HUT Republik Indonesia ke-77 di Istana Negara Jakarta. Rinding Gumbeng, sebagai salah satu warisan tradisional agraris, awalnya hadir dalam konteks ritual dan kehidupan masyarakat pedesaan, terutama sebagai rasa syukur atas hasil panen. Namun, ketika dipentaskan di ruang kenegaraan yang formal dan terstruktur, kesenian ini mengalami sejumlah perubahan bentuk dan penyajian. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian Rinding Gumbeng dalam acara HUT RI ke-77 serta bagaimana transformasi musik tradisional ini mempertahankan esensinya ketika dipindahkan ke ruang pertunjukan formal. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan etnomusikologis, data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pelaku seni, dan dokumentasi pertunjukan. Teori Garap Rahayu Supanggah dan Transformasi oleh Umar Kayam sebagai landasan teori untuk membedah permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat penyesuaian unsur musikal dan struktur penyajian agar sesuai dengan format acara kenegaraan, namun transformasi ini tetap menjaga esensi budaya dan identitas lokal yang melekat pada Rinding Gumbeng. Penampilan di Istana Negara mendapat apresiasi dari tamu undangan VVIP yang melintas di depan panggung Rinding Gumbeng, bahkan ada beberapa menteri yang ikut berjoged seiring lagu yang disajikan.