Selama periode 2023-2024, produksi divan PT. XYZ mengalami penurunan produktivitas sebesar 4-10% dari target bulanan, yang disebabkan oleh tingginya frekuensi kecelakaan kerja, kondisi lingkungan yang tidak aman, serta absensi pekerja akibat cedera dan gangguan kesehatan. Berdasarkan catatan pengawas, terdapat 17 kasus kecelakaan mayor dan minor dalam proses produksi divan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk: (1) Mengidentifikasi dan memprioritas potensi kecelakaan kerja pada departemen produksi divan. (2) Memberikan rekomendasi pengendalian risiko guna mencegah kecelakaan kerja pada produksi divan. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) untuk menganalisis dan mengidentifikasi tingkat risiko kecelakaan berdasarkan keparahan dan kemungkinan terjadinya. Hasil penelitian ini menunjukkan 17 potensi kecelakaan kerja terdeteksi pada 17 tahap proses kerja. Terdapat dua prioritas utama kecelakaan kerja yaitu jari tersayat dengan nilai risk score 15 dan jari terpotong dengan nilai risk score 20. Rekomendasi yang diusulkan dalam pengendalian potensi kecelakaan kerja prioritas antara lain pengendalian administratif berupa pelatihan kepada operator tentang teknik pengoprasian mesin dengan benar, menetapkan SOP yang jelas terkain penggunaan mesin, dan perawatan mesin secara berkala serta pengendalian alat perlindungan diri berupa penggantian sarung tangan kain ke sarung tanganĀ nitril. Dengan implementasi pengendalian ini tingkat risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.