Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penggunaan Bahasa Nonformal Sebagai Variasi Sosial Oleh Mahasiswa FIS Unimed dalam Pembelajaran Sosiolinguistik Ndraha, Alva Juliman; Siregar, Sahtri Ropriani; Siahaan, Shelly Margaretha; Siregar, Sonny Pranata; Daulay, Anggie Januarsyah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.258

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan bahasa nonformal sebagai bentuk variasi sosial di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS Unimed) dalam pembelajaran sosiolinguistik. Perkembangan teknologi digital, media sosial, dan budaya komunikasi generasi muda menyebabkan munculnya berbagai bentuk variasi bahasa yang semakin dinamis dalam kehidupan mahasiswa. Bahasa nonformal atau bahasa gaul tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol identitas sosial, solidaritas kelompok, dan budaya komunikasi generasi muda di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik bahasa nonformal yang digunakan mahasiswa, mengidentifikasi faktor sosial dan budaya yang melatarbelakangi penggunaannya, serta memahami fungsi bahasa nonformal sebagai cerminan identitas sosial mahasiswa dalam perspektif sosiolinguistik antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai bentuk bahasa nonformal seperti singkatan kata, akronim, istilah populer media sosial, campur kode, serta penggunaan bahasa daerah dan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari. Penggunaan bahasa nonformal dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan, media sosial, budaya populer, perkembangan teknologi komunikasi digital, serta identitas generasi muda. Selain berfungsi sebagai alat komunikasi, bahasa nonformal juga menjadi simbol solidaritas sosial, kedekatan emosional, serta identitas kelompok mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bagian dari dinamika sosial dan budaya yang terus berkembang mengikuti perubahan masyarakat dan perkembangan teknologi komunikasi modern.
Analisis Penggunaan Bahasa Nonformal Sebagai Variasi Sosial Oleh Mahasiswa FIS Unimed dalam Pembelajaran Sosiolinguistik Ndraha, Alva Juliman; Siregar, Sahtri Ropriani; Siahaan, Shelly Margaretha; Siregar, Sonny Pranata; Daulay, Anggie Januarsyah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.258

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan bahasa nonformal sebagai bentuk variasi sosial di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS Unimed) dalam pembelajaran sosiolinguistik. Perkembangan teknologi digital, media sosial, dan budaya komunikasi generasi muda menyebabkan munculnya berbagai bentuk variasi bahasa yang semakin dinamis dalam kehidupan mahasiswa. Bahasa nonformal atau bahasa gaul tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol identitas sosial, solidaritas kelompok, dan budaya komunikasi generasi muda di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik bahasa nonformal yang digunakan mahasiswa, mengidentifikasi faktor sosial dan budaya yang melatarbelakangi penggunaannya, serta memahami fungsi bahasa nonformal sebagai cerminan identitas sosial mahasiswa dalam perspektif sosiolinguistik antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai bentuk bahasa nonformal seperti singkatan kata, akronim, istilah populer media sosial, campur kode, serta penggunaan bahasa daerah dan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari. Penggunaan bahasa nonformal dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan, media sosial, budaya populer, perkembangan teknologi komunikasi digital, serta identitas generasi muda. Selain berfungsi sebagai alat komunikasi, bahasa nonformal juga menjadi simbol solidaritas sosial, kedekatan emosional, serta identitas kelompok mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bagian dari dinamika sosial dan budaya yang terus berkembang mengikuti perubahan masyarakat dan perkembangan teknologi komunikasi modern.