Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Multidisiplin Siswa SD Negeri 69 Palembang Nurhasanah, Alvia; Wati, Ayu Anjar; Putri, Fitri Novalia; Ainiyyah, Fadhilah; Kurnia, Beta Dwi; Maulidiah, Ning Ayu; Aulia, Windy; Urfah, Mawaddah; lestari, Hikmah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.263

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran multidisiplin siswa SD Negeri 69 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena fokus kajian diarahkan pada proses pembelajaran, respon siswa, interaksi kelas, kegiatan sekolah, dan pengalaman lapangan, bukan pada pengukuran statistik. Konteks pengamatan meliputi siswa dari beberapa jenjang kelas, guru kelas, serta mahasiswa Universitas PGRI Palembang yang melaksanakan kegiatan PLP. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, dokumentasi foto, wawancara sederhana, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Problem Based Learning dapat mendukung pembelajaran multidisiplin pada Matematika, IPAS, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Pancasila. Penerapan masalah kontekstual, diskusi kelompok, penggunaan media, presentasi, dan refleksi mendorong siswa untuk memperhatikan, bertanya, menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan mengingat materi dengan kehidupan sehari-hari. Pada pembelajaran Matematika, PBL membantu siswa memahami konsep bangun ruang, bilangan, dan penyajian data. Pada IPAS, PBL membantu siswa menghubungkan materi dengan lingkungan alam dan sosial. Pada Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila, PBL memperkuat kemampuan berpikir runtut, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, PBL dapat menjadi model pembelajaran aktif dan bermakna apabila masalah, media, karakter siswa, dan pengelolaan kelas disiapkan dengan baik.
Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Multidisiplin Siswa SD Negeri 69 Palembang Nurhasanah, Alvia; Wati, Ayu Anjar; Putri, Fitri Novalia; Ainiyyah, Fadhilah; Kurnia, Beta Dwi; Maulidiah, Ning Ayu; Aulia, Windy; Urfah, Mawaddah; lestari, Hikmah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.263

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran multidisiplin siswa SD Negeri 69 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena fokus kajian diarahkan pada proses pembelajaran, respon siswa, interaksi kelas, kegiatan sekolah, dan pengalaman lapangan, bukan pada pengukuran statistik. Konteks pengamatan meliputi siswa dari beberapa jenjang kelas, guru kelas, serta mahasiswa Universitas PGRI Palembang yang melaksanakan kegiatan PLP. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, dokumentasi foto, wawancara sederhana, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Problem Based Learning dapat mendukung pembelajaran multidisiplin pada Matematika, IPAS, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Pancasila. Penerapan masalah kontekstual, diskusi kelompok, penggunaan media, presentasi, dan refleksi mendorong siswa untuk memperhatikan, bertanya, menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan mengingat materi dengan kehidupan sehari-hari. Pada pembelajaran Matematika, PBL membantu siswa memahami konsep bangun ruang, bilangan, dan penyajian data. Pada IPAS, PBL membantu siswa menghubungkan materi dengan lingkungan alam dan sosial. Pada Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila, PBL memperkuat kemampuan berpikir runtut, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, PBL dapat menjadi model pembelajaran aktif dan bermakna apabila masalah, media, karakter siswa, dan pengelolaan kelas disiapkan dengan baik.