Aulia Ayu Rahmadhani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR DAN MAKNA DALAM LIRIK LAGU BERSEMI SEKEBUN KARYA EFEK RUMAH KACA Aulia Ayu Rahmadhani; Muh Akbar Kurniawan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2714

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan makna dalam lirik lagu Bersemi Sekebun karya Efek Rumah Kaca. Lagu ini dipilih karena memiliki bahasa yang puitis, simbolik, serta mengandung pesan sosial yang kuat. Analisis difokuskan pada unsur stilistika, yaitu diksi, gaya bahasa, struktur sintaksis, dan unsur estetika, serta unsur semantik yang meliputi makna denotatif dan konotatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan strategi analisis isi (Content Analysis). Data utama berupa lirik lagu Bersemi Sekebun, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini menggunakan diksi puitis dan metaforis yang memperkuat suasana emosional. Gaya bahasa yang dominan meliputi metafora, personifikasi, repetisi, ironi, dan paradoks. Struktur sintaksis banyak menggunakan kalimat eliptik sehingga memberi kesan padat dan ekspresif. Secara semantik, makna denotatif lirik menggambarkan konflik dan situasi sosial, sedangkan makna konotatif menunjukkan kritik terhadap kekuasaan represif, semangat perjuangan, solidaritas, dan harapan akan perubahan. Berdasarkan hasil penelitian, lirik lagu Bersemi Sekebun merupakan karya sastra modern yang memiliki nilai estetika serta makna sosial yang mendalam.