Salam, Murtini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pengelolaan Limbah Cair Di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Salam, Murtini; Tosepu, Ramadhan; Rachman, Ranno Marlany
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i2.346

Abstract

yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. RSUD Bahteramas sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Sulawesi Tenggara menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar sehingga memerlukan sistem pengelolaan yang efektif melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan limbah cair di RSUD Bahteramas ditinjau dari aspek input, proses, dan output. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara mendalam praktik pengelolaan limbah cair di lapangan. Informan dalam penelitian berjumlah 6 orang yang terdiri dari informan kunci dan pendukung, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan dan pengalaman dalam pengelolaan limbah cair. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan analisis tematik melalui tahapan transkripsi, reduksi data, pengkodean, kategorisasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil: secara umum tahapan pengelolaan limbah cair telah mengikuti standar operasional prosedur, mulai dari sumber limbah, pengaliran melalui bak kontrol, hingga pengolahan di IPAL. Namun, pada aspek input masih terdapat kendala seperti keterbatasan kapasitas IPAL yang tidak sebanding dengan jumlah tempat tidur, keterbatasan anggaran, serta kurangnya tenaga operator yang kompeten. Pada aspek proses, pengelolaan telah berjalan sesuai perencanaan meskipun masih bersifat jangka pendek. Sementara itu, pada aspek output, kualitas limbah cair sebagian besar telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan, didukung dengan sistem dokumentasi yang baik. Kesimpulan: pengelolaan limbah cair di RSUD Bahteramas tergolong cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada kapasitas IPAL, penguatan sumber daya manusia, saran penguatan kompetensi SDM melalui pelatihan, pengawasan berkelanjutan, dan perencanaan anggaran yang memadai untuk memastikan efektivitas pengelolaan, keberlanjutan.