This study aims to analyze the effect of Physical Work Environment and Individual Characteristics on Employee Performance at PT Angkasa Pura Aviasi, Airport Rescue Firefighting (ARFF) Unit, Kualanamu International Airport, Deli Serdang, North Sumatra. This research employs a descriptive method with a quantitative approach. The population and sample of this study consist of all 81 employees of PT Angkasa Pura Aviasi ARFF Unit, using a census sampling technique. Data were collected through questionnaires, and the analysis was conducted using multiple linear regression analysis. The results indicate that partially, the Physical Work Environment has a positive and significant effect on Employee Performance, as shown by a significance value of 0.003 < 0.05 and a t-value of 3.107 > t-table value of 1.66. Individual Characteristics also have a positive and significant effect on Employee Performance, with a significance value of 0.014 < 0.05 and a t-value of 2.520 > t-table value of 1.66. Simultaneously, Physical Work Environment and Individual Characteristics significantly affect Employee Performance, as indicated by an F-value of 18.756 > F-table value of 3.11 and a significance level of 0.000 < 0.05. Therefore, it can be concluded that improving the physical work environment and optimizing individual characteristics play an important role in enhancing employee performance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Karakteristik Individu terhadap Kinerja Karyawan pada PT Angkasa Pura Aviasi Unit Airport Rescue Firefighting (ARFF) Bandara Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Angkasa Pura Aviasi Unit ARFF Bandara Kualanamu yang berjumlah 81 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 3,107 > t tabel 1,66. Karakteristik Individu juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,014 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 2,520 > t tabel 1,66. Secara simultan, Lingkungan Kerja Fisik dan Karakteristik Individu berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, yang dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 18,756 > F tabel 3,11 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan lingkungan kerja fisik yang baik serta karakteristik individu yang optimal dapat meningkatkan kinerja karyawan.