Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pemuda Dan Olahraga Kota Makassar Yusuf, Muhammad Berqah; Ahmad, Ahmad; Yusuf, Muhammad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8945

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan organisasi pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik secara efektif dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar yang berjumlah 71 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 27 butir pernyataan yang mewakili tiga variabel, yaitu disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kinerja pegawai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis (uji T, uji F, dan koefisien determinasi R²) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 2,530 dan signifikansi 0,014. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan arah hubungan negatif, dengan nilai t hitung sebesar 2,036 dan signifikansi 0,046. Secara simultan, disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung 4,991 dan signifikansi 0,009. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,102 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas berkontribusi sebesar 10,2% terhadap variasi kinerja pegawai, sedangkan 89,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.