Tuna (Thunnus sp.) is one of the leading fish commodities in Indonesia, especially in Gorontalo City, which is generally processed into loin, fillet, steak, canned products, and fresh products. Tuna can be used as a collagen producer. The purpose of this study was to extract and characterize collagen from tuna skin and bones. The results showed that the type of raw material affected the yield, water content, and FTIR of collagen. The yield in this study was 0.5% skin and 0.96% bone. Of the many wet materials processed, the dry collagen produced was small due to the acid concentration and also the materials used. The water content in skin collagen was higher than in bone, namely 13.32% skin and 6.96% bone. The physical characteristics of the collagen produced are FTIR analysis showing the presence of typical peaks of amide groups (A, I, II, III) which indicate the presence of collagen protein in skin collagen and in bone collagen the sample shows typical peaks of amide groups (A, I, II, III) which indicate the presence of collagen protein. Kata kunci: FTIR, tuna, water content, collagen, tomini bay Ikan tuna (Thunnus sp.) merupakan merupakan salah satu komoditas ikan unggulan di Indonesia, khususnya di Kota Gorontalo yang umumnya diolah dalam bentuk loin, filet, steak, produk dalam kaleng dan produk segar. Ikan tuna dapat dimanfaatkan sebagai penghasil kolagen. Tujuan penelitian ini adalah ekstrasi dan karakteristik kolagen dari kulit dan tulang ikan tuna. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis bahan baku berpengaruh terhadap rendemen, kadar air, dan FTIR kolagen. Rendemen pada penelitian ini yaitu kulit 0,5% dan tulang 0,96%. Dari banyak bahan basah yang diproses, kolagen kering yang dihasilkan sedikit disebabkan karena konsentrasi asam dan juga bahan yang digunakan. Kadar air pada kolagen kulit lebih tinggi dibandingkan tulang yaitu kulit 13,32% dan tulang 6,96%. Karakteristik fisik kolagen yang dihasilkan adalah analisis FTIR menunjukkan adanya puncak khas gugus amida (A, I, II, III) yang menandakan keberadaan protein kolagen pada kolagen kulit dan pada kolagen tulang sampel menunjukkan puncak khas gugus amida (A, I, II, III) yang menandakan keberadaan protein kolagen. Kata kunci: FTIR, ikan tuna, kadar air, kolagen, teluk tomini