Penelitian ini dilakukan untuk meneliti ada atau tidaknya pengaruh antara variabel pengetahuan auditing, pengalaman auditor dan pendidikan profesional berkelanjutan terhadap kualitas audit. Ditinjau dari kasus yang marak terjadi, yakni yang dilakukan akuntan publik yang tidak lagi independen, maka dibuat penelitian untuk melihat faktor apa saja yang membuat laporan audit kurang berkualitas sehingga menyebabkan terjadinya banyak pelanggaran yang dilakukan oleh akuntan publik. Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah 14 Akuntan Publik sebagai responden yang bekerja di Kantor Akuntan Publik yuwono H. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei yang merupakan penelitian lapangan yang dilakukan terhadap beberapa anggota sampel dari suatu populasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dengan media pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan ke Kantor Akuntan Publik Yuwono H. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh parsial yang signifikan antara pengetahuan auditing, pengalaman auditor dan pendidikan profesional berkelanjutan terhadap kualitas audit yang dihasilkan pada Kantor Akuntan Publik Yuwono H. (2) pengetahuan auditing, pengalaman auditor dan pendidikan profesional berkelanjutan mempunyai pengaruh secara simultan terhadap kualitas audit yang dihasilkan pada Kantor Akuntan Publik Yuwono H.Pengetahuan, Pengalaman