Penilaian mutu lateks karet di tingkat petani dan pengepul masih dilakukan secara subjektif sehingga rentan terhadap kesalahan dan praktik manipulasi. Kondisi ini menyebabkan ketidakpastian kualitas bahan olah karet (Bokar) yang berdampak pada rendahnya nilai jual dan ketidakadilan dalam transaksi. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem deteksi mutu yang objektif, portabel, dan mampu memberikan hasil secara real-time.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi mutu lateks karet portabel berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan modul ADC eksternal ADS1115 beresolusi 16-bit untuk meningkatkan akurasi pembacaan sensor. Parameter utama yang digunakan adalah pH sebagai indikator kualitas biologis lateks, serta Total Dissolved Solids (TDS) sebagai parameter pendukung untuk mendeteksi kontaminasi dan pengenceran. Sistem juga menerapkan metode pemfilteran digital Exponential Moving Average (EMA) untuk mereduksi noise serta fitur Automatic Temperature Compensation (ATC) untuk meningkatkan akurasi pengukuran.Algoritma klasifikasi mutu diterapkan menggunakan metode multibasis Thresholding berbasis rule-based yang berjalan langsung pada ESP32 (edge computing). Data hasil pengukuran dikirimkan secara real-time menggunakan protokol MQTT dengan Quality of Service (QoS) level 1 ke Dashboard monitoring berbasis web.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengukur nilai pH dan TDS dengan tingkat akurasi tinggi serta mampu mengklasifikasikan mutu lateks ke dalam kategori seperti mutu prima, asam, oplos air, kontaminasi, dan terawetkan amonia. Sistem ini juga menunjukkan keandalan dalam pengiriman data meskipun pada kondisi jaringan yang tidak stabil. Dengan demikian, alat yang dikembangkan dapat berfungsi sebagai solusi monitoring mutu lateks yang objektif, transparan, dan aplikatif di lapangan.