This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dunia Kesmas
Crystofal, Anugrah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 Gultom, Tati Baina; Crystofal, Anugrah; -, Karbito; Sutopo, Agus
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.25968

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering terjadi dan berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah adalah melalui penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penerapan lima pilar STBM dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang terdiri atas 37 kelompok kasus dan 37 kelompok kontrol, yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pilar stop buang air besar sembarangan (p = 0,039; OR = 3,523), cuci tangan pakai sabun (p = 0,027; OR = 4,469), dan pengelolaan limbah cair rumah tangga (p = 0,039; OR = 3,523) dengan kejadian diare. Sementara itu, pilar pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga serta pengelolaan sampah rumah tangga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian diare. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan STBM, khususnya pada pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga, berperan penting dalam upaya pencegahan kejadian diare di masyarakat.