Pengelolaan limbah padat domestik di Bank Sampah Bersinar dengan tujuan utama sebagai berikut (1) seberapa besar timbulan dan bagaimana komposisi limbah padat domestik yang dihasilkan oleh rumah tangga di RT 004/RW 001, Kelurahan Bhakti Jaya, Tangerang Selatan (2) seberapa jauh pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah padat domestik serta (3) bagaimana tingkat kecukupan sarana dan prasarana pengelolaan limbah padat domestik yang tersedia di Bank Sampah Bersinar. Penelitian ini menerapkan pendekatan deksriptif kualitatif melalui desain studi kasus. Desain studi kasus dianggap sesuai, sebab memungkinkan eksplorasi terperinci terhadap dinamika, proses, serta implikasi dari pelaksanaan Bank Sampah Bersinar RT 004/RW 001, yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sebagai satu-satunya inisiatif bank sampah yang aktif di kawasan ini, unit tersebut telah berjalan selama tiga tahun. Saat ini tercatat 29 nasabah yang secara rutin mengikuti kegiatan bank sampah. Kehadiran bank sampah ini mencerminkan inisiatif komunitas yang tanggap terhadap tantangan pengelolaan limbah padat domestik, di mana sistem konvensional tingkat keluarahan belum mampu menjangkau secara optimal. Penelitian ini menemukan bahwa limbah padat domestik di wilayah studi didominasi botol plastik sebesar (60,67%), posisi kedua di tempati kardus dengan (27,01%), diikuti kertas (6,71%) dan kaleng (5,67%). Nasabah mengumpulkan limbah yang telah dikumpulkan selama 30 hari. Petugas menimbang serta mengelompokkan limbah ke dalam kategori yang sesuai. Komposisi limbah didominasi plastik, mencerminkan pola konsumsi warga. Operasional bank sampah berjalan dengan baik, namun jadwal tidak tetap dan keterbatasan infrastruktur menghambat potensi ekonomi sirkular. Fluktuasi harga pasar menjadi risiko struktural bagi keberlanjutan perlunya transisi ke model campuran untuk membangun kemandirian nasabah.