Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN GENERASI Z MELALUI PEMBELAJARAN AKUNTANSI Resa Nabila Putri
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i3.9988

Abstract

Literasi keuangan Generasi Z di Indonesia masih tergolong rendah. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan tahun 2025, indeks literasi keuangan kelompok usia 15-17 tahun hanya mencapai 51,68%, jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 66,46%. Generasi ini akan mendominasi angkatan kerja dalam dekade mendatang, namun rendahnya literasi keuangan menyebabkan perilaku konsumtif seperti doom spending dan meningkatnya penggunaan paylater. Pembelajaran akuntansi memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi keuangan karena materi akuntansi seperti pencatatan transaksi, analisis arus kas, dan penganggaran berkaitan langsung dengan pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan literasi keuangan pada Generasi Z melalui pembelajaran akuntansi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data berasal dari 35 artikel jurnal ilmiah terindeks (SINTA dan Scopus), buku teks, serta laporan resmi OJK dan OECD dalam kurun waktu 2020-2025. Teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi utama yang efektif: integrasi materi literasi keuangan ke dalam kurikulum akuntansi; penggunaan studi kasus berbasis fenomena ekonomi terkini; proyek simulasi investasi dan perencanaan keuangan personal; pemanfaatan teknologi dan aplikasi keuangan digital; serta penguatan kompetensi guru akuntansi melalui pelatihan. Tantangan utama implementasi meliputi keterbatasan kompetensi pendidik, rigiditas kurikulum, dan minimnya sumber belajar terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran akuntansi yang mengintegrasikan literasi keuangan secara sistematis dapat mencetak Generasi Z yang lebih melek finansial