Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Tolak Proyek Reklamasi Teluk Benoa sebagai Penguatan Identitas Kultural Masyarakat Bali Ni Wayan Rainy Priadarsini S.; Putu Ratih Kumala Dewi; A.A.A. Intan Parameswari
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 8 No. 2 (2018): PENGOBATAN DAN TUTUR DALAM TEKS BALI
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2018.v08.i02.p10

Abstract

From the beginning of its emergence, the Benoa Bay reclamation project that received fully support from Bali Provincial Government had been rejected by Balinese people in general. The project worked by PT Tirta Wahana Bali International is considered as a form of global capitalist hegemony. Thousand of demonstrators protested against the reclamation project because it is not only threatening the ecology sustainability but also the local culture. “Reject Reclamation” movement, organized by the Balinese People’s Forum to Reject Reclamation(ForBALI), as opposition to global capitalist control. It has been thirty nine customary villages in Bali protested in various ways against the controversial project. This article discusses the struggle of Balinese peopleto reject Benoa Bay’s reclamation plan through the revitalization of Balinese cultural identity to face the global capitalist hegemony.
POCA EDU: MODEL PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI ANAK DI SD NEGERI 2 TUSAN Ni Wayan Rainy Priadarsini S.; Ida Bagus Surya Mas Kahnna; Made Bintang Aptiaryanti Pradyani; Ni Ayu Payas Dini; Ririn Nur Afifah; Gusti Ayu Putu Indira Maha Rani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 32 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/dc83kt41

Abstract

Tingkat literasi siswa Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya di wilayah pedesaan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak siswa di SDN 2 Tusan yang mengalami kendala dalam membaca dan memahami bacaan, khususnya di kelas 3, 4, dan 5. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran program Poca Edu dalam meningkatkan literasi siswa kelas 3, 4, dan 5 SDN 2 Tusan serta memperkuat interaksi sosial di antara mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain action research (penelitian tindakan), melibatkan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fasilitas pendukung literasi tersedia, tingkat pemanfaatannya masih rendah. Program Poca Edu mampu menjembatani kesenjangan ini melalui pendekatan nonformal yang kreatif, seperti kegiatan Storytelling, Acrostic Poem, Let’s Find the Different Story Ending, dan Story Mate. Secara capaian, seluruh peserta menunjukkan kemampuan recall naratif yang baik dalam aktivitas Storytelling; peningkatan variasi kosakata dan ekspresi kreatif tertulis dalam aktivitas Acrostic Poem; serta kemampuan active listening dan rekonstruksi informasi lisan yang memadai dalam aktivitas Story Mate. Aktivitas-aktivitas ini tidak hanya meningkatkan keterampilan literasi dasar, tetapi juga mendorong interaksi sosial yang positif melalui diskusi kelompok dan presentasi antarpeserta. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metode experiential learning dalam program pojok baca berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk konteks pedesaan, sebagai pelengkap strategis bagi sistem pendidikan formal. Program ini memiliki potensi untuk direplikasi di komunitas lain guna memperluas dampaknya secara berkelanjutan, sejalan dengan SDGs nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.Kata kunci: Literasi, Pendidikan Nonformal, Penelitian Tindakan, Poca Edu, SDGs