This Author published in this journals
All Journal Widya Bhumi
Paramita, Maria Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh risiko lingkungan pesisir terhadap harga penawaran properti residensial di Jakarta Utara Negari, Muthi'a Sekhar; Marisah, Syahna; Saefulloh, Muhammad Hafidz Meiditambua; Putra, Hardana Gading Perdana; Paramita, Maria Putri
Widya Bhumi Vol. 6 No. 1 (2026): Widya Bhumi
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31292/wb.v6i1.285

Abstract

The coastal areas of North Jakarta face structural threats due to a combination of tidal flooding and land subsidence, which have the potential to affect residential property asking prices. This study aims to analyze the impact of coastal environmental risks on residential property asking prices in North Jakarta (excluding PIK) using the Hedonic Price Model (HPM) approach. The data used includes 141 observations of property asking prices sourced from the Kaggle platform and analyzed using Multiple Regression Analysis (MRA) with robust standard errors, extended with spatial econometric models (SAR and SEM). The results indicate that land subsidence is the only significant environmental risk variable, where a 1 cm/year increase in the subsidence rate reduces property asking prices by 28.32%. Conversely, the flood hazard variable showed no significant effect, suggesting limited utilization of risk information by market participants. Meanwhile, the distance to the seawall showed a significant positive coefficient, indicating that proximity to the seawall serves as a proxy for risk rather than a protection premium. These findings suggest that the real estate market tends to be more responsive to direct and easily observable environmental risks, while probabilistic risks are less internalized in prices. Therefore, policy interventions and improved access to risk information are crucial for maintaining property values in coastal areas.  Kawasan pesisir Kota Jakarta Utara menghadapi ancaman struktural akibat kombinasi banjir rob dan penurunan muka tanah yang berpotensi mempengaruhi harga penawaran properti residensial. Penelitian ini  bertujuan menganalisis pengaruh risiko lingkungan pesisir terhadap harga penawaran properti residensial  di Jakarta Utara (non-PIK) menggunakan pendekatan Hedonic Price Model (HPM). Data yang digunakan mencakup 141 observasi harga penawaran properti yang bersumber dari platform kaggle dan dianalisis menggunakan Multiple Regression Analysis (MRA) dengan robust standard errors, diperluas dengan model ekonometrika spasial (SAR dan SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan muka tanah merupakan satu-satunya variabel risiko lingkungan yang berpengaruh, di mana setiap kenaikan laju penurunan tanah 1 cm/tahun menurunkan harga penawaran properti sebesar 28.32%. Sebaliknya, variabel bahaya banjir tidak menunjukkan pengaruh signifikan yang mengindikasikan keterbatasan pemanfaatan informasi risiko oleh pelaku pasar. Sementara itu, jarak ke tanggul menunjukkan koefisien positif signifikan yang mencerminkan bahwa kedekatan dengan tanggul berfungsi sebagai proksi risiko, bukan protection premium. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar properti cenderung lebih responsif terhadap risiko lingkungan yang bersifat langsung dan mudah diamati, sementara risiko yang bersifat probabilistik kurang terinternalisasi dalam harga. Oleh karena itu, intervensi kebijakan dan peningkatan akses informasi risiko menjadi penting dalam menjaga nilai properti di kawasan pesisir.