Utami P., I Gst. Ayu Made Kartika Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi, Dan Penerapan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng Utami P., I Gst. Ayu Made Kartika Dwi; Astawa, I Gede Putu Banu; Prayudi, Made Aristia
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/yvyyq746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi, pemanfaatan sistem informasi akuntansi, dan penerapan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh pegawai bagian keuangan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi, pemanfaatan sistem informasi akuntansi, dan penerapan sistem pengendalian internal secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman akuntansi yang dimiliki pegawai, semakin optimal pemanfaatan sistem informasi akuntansi, serta semakin efektif penerapan sistem pengendalian internal, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan akan semakin meningkat. Kualitas laporan keuangan yang baik mencerminkan informasi yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dan mudah dipahami. Oleh karena itu, instansi perlu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mengoptimalkan penggunaan teknologi, serta memperkuat sistem pengendalian internal guna mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.