Rajaya Trana, Azharaf
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH INSENTIF DAN KEPEMIMPINAN ISLAM TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PEGAWAI PT INDOLAMPUNG Rajaya Trana, Azharaf; Ligery, Finny; Setiawan, Agus
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1399

Abstract

Kepuasan kerja pegawai dalam organisasi modern masih menjadi isu krusial, khususnya yang berkaitan dengan sistem insentif dan praktik kepemimpinan. Pada PT Indolampung, hasil pra-survei menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam pemberian insentif yang cenderung rendah, tidak konsisten, serta kurang transparan, sehingga memunculkan persepsi ketidakadilan dan berdampak pada menurunnya motivasi kerja pegawai. Implementasi kepemimpinan islam dinilai belum optimal dalam merefleksikan nilai-nilai keadilan, amanah, dan keteladanan secara nyata dalam kebijakan organisasi. Kondisi ini menunjukkan urgensi untuk mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja, khususnya dari aspek insentif dan kepemimpinan islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif dan kepemimpinan islam terhadap kepuasan kerja pegawai pada pt indolampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai PT Indolampung yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS (statistical package for the social sciences). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji t (parsial), uji f (simultan), serta koefisien determinasi (r²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kepemimpinan islam tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan kontribusi sebesar 69%. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor insentif menjadi determinan dominan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan sistem insentif yang adil, transparan, dan konsisten, serta perlunya transformasi kepemimpinan islam dari pendekatan normatif menjadi implementatif dalam kebijakan organisasi guna meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan kerja pegawai.