Nurrokhim, M Affif
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PROSES PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI DI KAMPUNG BANJAR AGUNG, KECAMATAN BANJAR AGUNG, KABUPATEN TULANG BAWANG Nurrokhim, M Affif; Ligery, Finny; Mushodiq, M Agus
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1402

Abstract

Peningkatan volume sampah plastik akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi telah menjadi tantangan lingkungan yang kompleks, khususnya di negara berkembang. Sampah plastik yang bersifat non-biodegradable tidak hanya memperburuk kualitas lingkungan, tetapi juga menciptakan tekanan sosial-ekonomi apabila tidak dikelola secara efektif. Pendekatan ekonomi sirkular menawarkan solusi alternatif melalui optimalisasi pemanfaatan limbah sebagai sumber daya bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian menggunakan metode field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami secara mendalam praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemanfaatan sampah plastik telah mengarah pada prinsip ekonomi sirkular, namun implementasinya belum optimal akibat keterbatasan inovasi produk, akses pasar, dan pengelolaan hasil olahan. Meskipun demikian, kegiatan ini terbukti memberikan dampak ekonomi berupa peningkatan pendapatan rumah tangga, penciptaan lapangan kerja, serta pengurangan beban lingkungan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat memiliki potensi signifikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun memerlukan penguatan pada aspek kelembagaan, inovasi, dan dukungan kebijakan. Integrasi pendekatan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara komprehensif menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan sampah plastik sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan.