ABSTRACT Passing accuracy is one of the most important technical components in futsal because the game is characterized by fast, dynamic play and requires precise decision-making in limited spaces. Based on observations of players at the MTs Negeri 1 Mataram Futsal Club, the players’ passing ability was still not optimal, particularly in terms of directional accuracy and passing consistency during play. This study aimed to analyze the effect of active triangle and quadrilateral passing drills on improving the passing accuracy of futsal players. The study employed an experimental method using a two groups pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players divided into two groups using the ordinal pairing technique. The first group received triangle-pattern drills, while the second group received quadrilateral-pattern drills for 16 treatment sessions. Data were collected using a passing accuracy test and analyzed through descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results indicated that both training models significantly improved the players’ passing accuracy. The quadrilateral drill showed a higher descriptive improvement than the triangle drill, although the final comparison test between groups revealed no significant difference. These findings indicate that active passing drills based on game patterns are effective for improving basic futsal technical skills among school-age players. ABSTRAK Akurasi passing menjadi salah satu komponen teknik yang sangat penting dalam permainan futsal karena karakter permainan berlangsung cepat, dinamis, dan menuntut pengambilan keputusan secara tepat dalam ruang yang terbatas. Berdasarkan hasil observasi pada pemain Club Futsal MTs Negeri 1 Mataram, kemampuan passing pemain masih belum optimal, terutama pada ketepatan arah dan konsistensi operan saat bermain. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan passing aktif pola segitiga dan segiempat terhadap peningkatan akurasi passing pemain futsal. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two groups pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi ke dalam dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Kelompok pertama memperoleh latihan pola segitiga, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan pola segiempat selama 16 kali perlakuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes akurasi passing, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model latihan memberikan peningkatan signifikan terhadap akurasi passing pemain futsal. Latihan pola segiempat menunjukkan peningkatan deskriptif lebih tinggi dibandingkan pola segitiga, meskipun hasil uji perbedaan akhir antar kelompok tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan passing aktif berbasis pola permainan efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas teknik dasar futsal pada pemain usia sekolah.