Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Induksi Propofol dan Inhalasi Sevofluran terhadap Kestabilan Hemodinamik pada Pasien Craniotomy: Systematic Literature Review: Effectiveness of Propofol Induction and Sevoflurane Inhalation on Hemodynamic Stability in Craniotomy Patients: A Systematic Literature Review Kingkin Alman Estungkara; Made Suandika; Heru Purnawan Jati Wibowo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efek hemodinamik antara propofol dan sevofluran pada pasien craniotomy melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Pencarian literatur dilakukan pada Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sebanyak 10 studi dianalisis menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Hasil menunjukkan bahwa sevofluran cenderung memberikan kestabilan hemodinamik yang lebih baik dengan fluktuasi tekanan darah yang lebih ringan, sedangkan propofol lebih sering menyebabkan hipotensi meskipun memiliki keunggulan dalam menurunkan tekanan intrakranial. Kombinasi kedua agen menunjukkan hasil yang lebih optimal dalam beberapa studi. Kesimpulannya, sevofluran lebih stabil secara hemodinamik, namun pemilihan agen anestesi harus disesuaikan dengan kondisi klinis pasien untuk mencapai keamanan optimal selama tindakan craniotomy.