Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Literatur Mengenai Patogenitas dan Pengendalian Penyakit Culvularia Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq): Literature Review on Pathogenicity and Control of Culvularia Disease in Oil Palm Plants (Elaeis guineensis Jacq) Rafa Tabina; Eykin Steven Tarigan; Rifki Sakila Wahyu Pratama; Tria Putra Julius Siahaan; Guntoro
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10995

Abstract

Penyakit yang disebabkan oleh jamur Curvularia merupakan salah satu masalah yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit. Serangan patogen ini umumnya terjadi pada bagian daun dan dapat menimbulkan bercak berwarna cokelat hingga kehitaman yang pada kondisi berat dapat menyebabkan penurunan luas daun hijau dan mengganggu proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan patogenitas jamur Curvularia serta metode pengendalian yang dapat dilakukan pada tanaman kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tingkat patogenitas Curvularia dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti kelembapan, suhu, dan kondisi tanaman inang. Pengendalian penyakit dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain penggunaan varietas tahan, penerapan teknik budidaya yang baik, pengendalian secara hayati, serta penggunaan fungisida secara tepat dan terukur. Dengan memahami sifat patogenitas serta metode pengendalian yang efektif, diharapkan serangan penyakit Curvularia pada tanaman kelapa sawit dapat diminimalkan sehingga produktivitas tanaman tetap terjaga.
Analisis Respon Fisiologi Kelapa Sawit terhadap Tingkat Kepadatan Gulma di Lahan Perkebunan Rifki Sakila Wahyu Pratama; Eykin Steven Tarigan; Dimas Mauladana; Samuel Riyaldo Marbun; Hari Gunawan
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Vol. 5 No. 1 (2026): April: JURRIT: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrit.v5i1.9312

Abstract

This study aims to investigate the impact of weed density and dominance on the physiological performance of oil palm (Elaeis guineensis Jacq.). The methodology applied in this research is a literature review that synthesizes data from various previous studies regarding vegetation dynamics and biotic competition within oil palm plantations. The consolidated data indicates that weed density is significantly influenced by cultivation methods, such as the application of Empty Fruit Bunches (EFB) which can increase humidity, as well as plant age, which affects light intensity at the ground level. These environmental changes lead to a shift in weed dominance from grasses to broadleaf plants or ferns. A high Summed Dominance Ratio (SDR) indicates intense competition, resulting in prolonged physiological stress for the primary crop. The presence of weeds exerts "double pressure" through root competition for nutrients (particularly nitrogen) and water, as well as spatial competition above ground. Consequently, the photosynthetic rate experiences a significant decline due to stomatal closure as an adaptive reaction to water deficit. Control measures using herbicides such as paraquat dichloride, diuron, and glyphosate at appropriate dosages have proven effective in reducing weed density without inducing phytotoxic effects on the plants. Ultimately, efficient weed management is vital to maintain photosynthetic efficiency, optimize the net assimilation rate, and ensure that biomass accumulation and fresh fruit bunch production are not hindered by adverse vegetation competition.